Perbedaan Ojol AirAsia dengan Grab dan GoJek
Kehadiran AirAsia Ride langsung menjadi sorotan publik. Pasalnya, layanan antar jemput penumpang dan makanan ini memiliki banyak perbedaan dengan ojol terdahulunya, seperti Grab dan GoJek.
Tidak seperti Grab atau Gojek di mana pengemudi hanya berstatus sebagai mitra, driver AirAsia nantinya bakal berstatus sebagai karyawan perusahaan. Itu artinya, karyawan akan memperoleh pembagian jam kerja yang stabil, gaji tetap, hak libur, cuti, serta tunjangan layaknya karyawan kantoran.
Dialihbahasakan dari Marketing Interactive, AirAsia akan mengikuti peraturan negara tempat AirAsia Ride mengembangkan sayap bisnisnya.
"Sudah ada model standar di setiap negara yang akan kami masuki. Kami harus mengubahnya dan mengikuti kebutuhan pasar dan regulasi yang berlaku," kata CEO AirAsia Ride, Lim Chiew Shan.
Ekspansi ke pasar Indonesia akan dimulai dari Bali sebelum menuju Jawa dan Sumatera. Meski demikian, layanan AirAsia Food sudah ada di kawasan Tangerang.
Itulah penjelasan lengkap mengenai syarat hingga cara daftar ojol AirAsia yang mulai mengaspal November 2022 mendatang. Tertarik ingin daftar?
Berita Terkait
-
Perbedaan Ojol AirAsia dengan Aplikator Lainnya, Segera Meluncur di Bali
-
Cara Daftar Ojol AirAsia Gaji Rp 10 Juta, Siap Mengaspal November 2022!
-
AirAsia kembali Beroperasi di Terminal 4 Bandara Changi Singapura
-
Keuntungan Jadi Driver Ojol AirAsia: Digaji Rp 10 Juta, Dapat Jaminan Kesehatan
-
10 Cara Daftar Driver Ojol AirAsia, Kini Baru Tersedia di Malaysia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT