Suara.com - Perselisihan antara Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa disebut-sebut diawali oleh masuknya putra Dudung ke Angkatan Militer (Akmil) meski tidak memenuhi syarat.
Analis Militer dan Pertahanan, Connie Rahakundini mengungkap kalau Dudung memilih jalannya sendiri supaya putranya tetap bisa menjadi Akmil.
Menurut Connie, Dudung bakal membuat sekolah sendiri bagi putranya.
"Kalau saya boleh cerita, ya, sebenarnya bukan cuma mau diterima, diangkat sendiri putranya. Itu Pak Dudung mau bikin pendidikan sendiri," kata Connie dalam diskusi dalam YouTube Akbar Faizal Uncensored yang dikutip Selasa (20/9/2022).
Akbar Faizal yang menjadi lawan bicara Connie kala itu kebingungan dengan maksud membuat pendidikan sendiri. Connie lantas menerangkan kalau Dudung mau membuat sekolah sendiri bagi putranya apabila tidak masuk Akmil.
"Angkatan, jadi karena itu enggak diterima, oke, 'gw bikin sekolah sendiri aja buat anak gw," ucap Connie mencontohkan.
"Ah yang benar?," tanya Akbar Faizal.
Connie lantas meyakinkan Akbar Faizal kalau ia berbicara berdasarkan fakta.
Baca Juga: Disebut Menggerakan Prajurit Untuk Protes Effendi Simbolon, Jokowi Diminta Tindak Tegas KSAD Dudung
"You know me? Saya pernah enggak bicara enggak ada fakta?" tanya Connie.
"Mangkanya kenapa saya tuh merasa ini harus dibenahi karena enggak pernah ada kejadian kepala staf begini," sambung Connie.
Berita Terkait
-
Disebut Menggerakan Prajurit Untuk Protes Effendi Simbolon, Jokowi Diminta Tindak Tegas KSAD Dudung
-
Pengamat Militer Bongkar Rahasia Jelang 2024, Ada Parpol Dorong Jenderal Dudung Jadi Cawapres
-
Moeldoko Sebut Instruksi Jenderal Dudung ke Anak Buah Sebagai Spontanitas Usai Pernyataan TNI Kayak Gerombolan
-
Minta KSAD Dudung dan Effendi Saling Menghormati, Moeldoko: Perdebatan Sipil-Militer Bukan Zamannya Lagi
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua