Suara.com - Langkah sejumlah elite PDI Perjuangan untuk mendukung Puan Maharani menjadi sorotan. Pasalnya mereka membentuk kelompok bernama Dewan Kolonel dengan digawangi sejumlah nama seperti Johan Budi.
Dewan Kolonel PDIP menuai banyak perlawanan, baik dari internal partai maupun dari "saingannya" yakni relawan pengusung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Bahkan Ketua Relawan Ganjar Pranowo Mania, Immanuel Ebenezer, menyinggung dugaan adanya pembangkangan sejumlah kader sampai membentuk Dewan Kolonel.
Apalagi karena penamaan Dewan Kolonel dinilai mengingatkan dengan Dewan Jenderal yang berkaitan erat dengan lengsernya Soekarno di masa lalu.
"Yang saya takut Mbak Mega tuh marah karena ada problem peristiwa 65, karena ada Dewan Jenderal saat itu. Saya yakin di memori Bu Mega itu sangat menyakitkan," kata Immanuel ketika hadir di Apa Kabar Indonesia Pagi yang ditayangkan tvOne, Kamis (22/9/2022).
"Kalau ada kata Dewan Kolonel, ini kan semacam ada sebuah pembangkangan dari internal," sambungnya.
Karena itulah ia menilai klarifikasi Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, soal tidak adanya Dewan Kolonel di struktural partai sudah tepat.
Hal itu pula yang membuat Immanuel meyakini Dewan Kolonel tidak akan berhasil menjegal Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, sekalipun beberapa waktu belakangan sang gubernur sering "dianaktirikan" oleh partainya sendiri.
"Saya ngelihatnya nggak ke sana ya," tegas Immanuel, lantas mengaitkan profil Ganjar yang elektabilitas dan popularitas sebagai capres sudah cukup baik.
Baca Juga: Dewan Kolonel Mau Tandingi Ganjarist? Ini Peluang Puan vs Ganjar di Pilpres 2024
"Karena PDIP butuh sosok kandidat yang memiliki dampak elektoral. Kedua, Megawati, Ketua Umum partai yang sangat rasional, tidak mungkin emosional karena anaknya nyalonin kemudian dengan elektabilitas nggak terlalu maju, bahkan elektabilitasnya cuma satu koma sekian persen, mau gambling dalam menghadapi 2024," jelas Immanuel.
Ditambah dengan elektabilitas Puan yang dinilai masih jauh dari harapan, terutama bila dibandingkan dengan Ganjar yang kerap berada di posisi tiga teratas, membuat Immanuel yakin PDIP akan menjatuhkan pilihan kepada sosok yang tepat.
"Secara politik kami punya keyakinan bahwa apapun yang dilakukan kelompok-kelompok elite ini, Mas Ganjar tidak terbendung," tandas Immanuel.
Tanggapan PDIP Soal Tudingan Pembangkangan Dewan Kolonel
Politikus PDIP Andreas Pareira menilai pembentukan Dewan Kolonel sebagai loyalis Puan maupun Dewan Kopral sebagai pendukung Ganjar selayaknya sesama anggota keluarga yang berada di ruangan berbeda.
"Ini kan (cuma) obrolan di dalam rumah. Kopral Immanuel juga ada di dalam rumah, (tetapi) beda kamar. Jadi ini di dalam rumah yang sedang ada dinamika, ini hal yang biasa sekali," beber Andreas.
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Beredar Daftar Politisi PDIP yang Korupsi, Ganjar Pranowo Ikut Masuk dalam List, Benarkah?
-
Dewan Kolonel Mau Tandingi Ganjarist? Ini Peluang Puan vs Ganjar di Pilpres 2024
-
Dewan Kolonel cuma Julukan agar Tunjukan Semangat, PDIP: Konsep Besarnya Bantu Puan Maharani
-
Megawati Kaget Dengar Ada Dewan Kolonel Buat Dukung Anaknya Puan di Pilpres 2024
-
Tim Kampanye Puan Maharani Perlu Waspada! Ingat Lagi yang Dialami Megawati saat SBY Keluar dari Kabinet
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
Terkini
-
Isu Reshuffle Menguat, Sekjen Golkar: Kita Belum Dengar Info Yang Valid
-
Cabut Izin 28 Perusahaan Pascabencana, Auriga Nusantara Nilai Pemerintah Cuma Gimmick
-
Bukan Reshuffle Besar-besaran, Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Bakal Ganti Wamenkeu
-
Juda Agung Disebut Kandidat Kuat Wamenkeu, Istana Tegaskan Belum Ada Keputusan
-
Terjaring OTT KPK, Eks Kasi Intel Kejari HSU Asis Budianto Ajukan Praperadilan
-
Bela Istri yang Dijambret, Pengacara Sebut Hogi Minaya Kejar Pelaku untuk Selamatkan Tagihan Snack
-
Isu Reshuffle Memanas: Antara 'Anak Ideologis' dan 'Keponakan', Siapa yang Bertahan di Kabinet?
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
-
Istana Buka Suara soal Kans Budisatrio Djiwandono Gabung Kabinet
-
Isu Reshuffle Memanas, Istana Pastikan Sore Ini Fokus pada Pelantikan Dewan Energi Nasional