Klub South Melbourne ini didirikan tahun 1873 dan dikenal dengan sebutan Bloods karena seragam mereka yang berwarna merah seperti darah.
Klub tersebut kemudian dikenal dengan sebutan Swans, yang berarti angsa, di tahun 1933 setelah banyaknya pemain asal Australia Barat pindah ke sana. Negara bagian tersebut dikenal dengan angsa hitam yang juga menjadi simbol negara bagian tersebut.
Di tahun 1982, klub ini menjadi klub profesional pertama yang pindah ke negara bagian lain dari Victoria ke New South Wales dan dikenal dengan nama resmi Sydney Swans.
Nell yang memiliki lima orang anak, merupakan nenek dari 13 cucu dan buyut bagi 14 orang cicit ini mengatakan bahwa hobi menonton pertandingan AFL sudah mengakar dalam keluarganya.
Meski tidak semua keluarganya adalah pendukung Swans, akhir pekan ini pilihannya cuma satu yaitu Sydney.
Dan di Stadion MCG yang mungkin akan dihadiri oleh sekitar 100 ribu penonton di akhir pekan, salah seorangnya adalah Nell Cooper.
"Saya akan ada di sana. Tidak mungkin saya akan berada di tempat lain," katanya dengan karcis pertandingan sudah dibeli oleh cucunya.
Presiden Asosiasi Pendukung AFL Cheryl Critchley mengatakan Nell menunjukkan betapa mendalamnya kecintaan banyak warga Australia akan olahraga dan terutama AFL.
"Pendukung seperti Nell adalah darah daging AFL dan sangat menyenangkan melihat mereka begitu antusias menjelang final minggu ini," katanya.
Baca Juga: Lewati Thailand dan Vietnam, Media China: Indonesia Raja Sepakbola ASEAN
"Itulah mengapa kami mendorong klub tersebut untuk memberikan akses lebih besar bagi pendukung mereka untuk mendapatkan tiket. Para pendukung ini sangat setia, bersemangat dan sangat memberi warna bagi pertandingan."
Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK