Suara.com - Pemerintah saat ini tengah gencar melakukan uji coba konversi gas LPG 3 kg ke kompor listrik. Ketika menggunakan kompor listrik, ada hal penting yang perlu diperhatikan yakni wajan dan panci.
Bukan tanpa alasan, karena kompor induksi adalah jenis kompor yang menggunakan energi elektromagnetik untuk memanaskan wajan dan panci secara langsung.
Lantas, wajan dan panci apa yang harus digunakan saat memasak di kompor listrik? Apakah masak kompor listrik harus pakai wajan khusus? Simak penjelasan tentang cara masak di kompor listrik berikut ini.
Cara Kerja Kompor Listrik
Kompor listrik memanaskan peralatan masak (termasuk wajan dan panci) secara langsung daripada memanaskan kompor terlebih dulu. Hal inilah yang membuat permukaan kompor listrik tetap dingin ketika disentuh, sedangkan makanan yang dimasak dapat matang dengan cepat dengan presisi yang lebih.
Kompor Listrik Pakai Wajan Khusus?
Ketika memasak di kompor listrik, kalian harus menggunakan wajan khusus yang biasa disebut wajan induksi. Diketahui wajan induksi tersebut mengandung magnet, alhasil wajan biasa tidak bisa digunakan di kompor listrik. Uji magnet sederhana dapat menentukan peralatan masak mana yang bisa digunakan pada kompor induksi.
Jadi, saat memasak di kompor listrik, kalian harus menggunakan wajan magnetis atau berbahan magnet agar wajan itu sendiri yang menghasilkan panas.
Selain harus terbuat dari jenis bahan yang bersifat magnetik, sebaiknya pilihlah wajan induksi dengan permukaan bagian bawah yang datar. Perhatikan juga kualitas bahan, ukuran, dan gagang dari wajan induksi yang akan digunakan di kompor listrik.
Baca Juga: Pemerintah Didesak Manfaatkan Momentum Krisis BBM untuk Migrasi ke Energi Baru Terbarukan
Harga Wajan Induksi VS Wajan Biasa
Harga wajan induksi cukup bervariasi mulai ratusan ribu yang tersedia di marketplace online. Ada wajan merek Neoflam yang merupakan wajan induksi lapisan keramik anti lengket yang dijual dengan harga Rp819 ribu.
Namun ada juga yang lebih terjangkau yakni merek Goto Michelle berisi Panci Set 3in1 Wajan Marble Granit Induksi Anti Lengket yang dijual dengan harga Rp 349 ribu.
Jika dibandingkan dengan wajan induksi, wajan biasa memang dibanderol dengan harga lebih murah. Namun hal ini tergantung kualitas dan merek wajan tersebut.
Wajan biasa merek BOLDe super pan wajan wok black 24 cm dijual dengan harga Rp 190 ribu, sementara itu ada juga yang lebih terjangkau yakni Sunhouse Wajan Anti Lengket yang dijual seharga Rp 88 ribu.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Masih Uji Coba, Anggota DPR: Bakal Dilihat Seberapa Efektif
-
Kompor Listrik 2 Tungku, Ini Harganya di E-Commerce
-
Kompor Elpiji Versus Kompor Listrik, Mana yang Lebih Hemat?
-
5 Kompor Listrik Watt Paling Kecil, Hanya 500 Watt Harganya Terjangkau
-
Erick Thohir Pede Generasi Muda Cocok dengan Kompor Listrik: Tren Hidup Sendiri atau Berpasangan di Apartemen
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi
-
Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme
-
Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
-
Tepis Isu Menyerah, Kaposwil Safrizal Jelaskan Lagi Progres Pembersihan Pasca-Banjir Aceh