"Pantes pada betah ngemis," ujar warganet.
"300 ribu x 7 hari = 2,1 juta seminggu omsetnya," komentar warganet yang malah menghitung omset pengemis tersebut.
"Itulah alasan saya lebih suka beli koran daripada ngasih pengemis," kata warganet lain.
"Siapa yang suruh kasih?" timpal yang lain, mengajak warganet untuk lebih selektif dalam menyalurkan bantuan.
Memberi Uang ke Pengemis Bisa Berujung Penjara 3 Bulan
Saat ini mulai banyak daerah yang menerapkan larangan memberi uang kepada pengemis. Bukan hanya berupa imbauan, beberapa daerah bahkan siap menerapkan hukum pidana untuk mencegah warga memberi uang kepada pengemis.
Salah satunya Kota Semarang, Jawa Tengah yang memberlakukan Perda Nomor 5 Tahun 2014. Berdasarkan peraturan tersebut, warga yang memberi uang kepada pengemis bisa mendapat sanksi denda hingga kurungan penjara.
Disebutkan warga yang terpergok memberi uang ke pengemis dapat terkena sanksi Rp1 juta dan kurungan tiga bulan penjara.
Kepala Dinsos Semarang, Heroe Soekendar, menegaskan peraturan ini bermaksud untuk mengurangi jumlah pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT) di Kota Semarang.
Berita Terkait
-
Ingin Jadi Konten Kreator, Ini 5 Ide Video yang Berpotensi Jadi Trending
-
Duh! Tak Terima Diviralkan karena Lawan Arah, Pengemudi Perempuan yang Ngamuk Berencana Laporkan Perekam
-
Wajah Puan Maharani Saat Bagi-bagi Kaos Viral, Rudi S Kamri Mengaku Kaget Juga
-
Beredar Video Rombongan Pria Diklaim Pesta Pasangan Gay, Tuai Perdebatan: Ngawur, Itu Lagi Ribut!
-
Keluhan Tulisan DMDU di NPWP Ini Bikin Heboh Ditjen Pajak, Pas Sadar Netizen Ikutan Emosi
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek