Suara.com - Revolusi Industri terus berkembang seiring jaman, hingga kini mencapai Revolusi Industri 4.0 yang membuat teknologi sistem cerdas dan otomasi berkembang dengan pesat. Tak luput juga berdampak pada sektor Industri Pertambangan.
Sisi efisiensi, efektivitas dan prinsip berkelanjutan dapat ditingkatkan secara masif dalam operasional dan bisnis. Transformasi teknologi dapat menjadi pengubah proses pertumbuhan seluruh sistem sektor pertambangan yang berbasis sustainable.
Potensi sumber daya alam di Indonesia yang luar biasa khususnya di sektor tambang dengan didukung teknologi Smart Mining akan membantu dan mempermudah pengelolaan sumber daya alam. Dengan demikian kepentingan rakyat sebagaimana amanat konstitusi bisa tercapai.
BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia bersama anggotanya PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk berkomitmen untuk membangun ekosistem pertambangan yang inovatif dan berkelanjutan melalui digitalisasi.
Dirtektur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso, mengatakan, MIND ID mengedepankan Inovasi dan Perbaikan berkelanjutan, selalu beradaptasi dengan perkembangan jaman dan teknologi. "Hal ini sejalan dengan salah satu pilar sustainability pathway MIND ID, yaitu pilar Smart Operation dimana MIND ID terus mendorong terciptanya inovasi untuk memaksimalkan proses bisnis dan kegiatan operasional. Grup MIND ID tetap memperhatikan komitmen pelaksanaan praktik pertambangan yang baik (good mining practices),” jelas Hendi.
Sebagai contoh dalam mengolah, memonitor, dan mengontrol sistem pengolahan air tambang. MIND ID telah mengembangkan aplikasi digital bernama MASTERMINE. Sistem yang terintegrasi secara digital ini dapat meningkatkan efektifitas manajemen limbah tambang.
Presiden RI, Joko Widodo juga telah meresmikan secara langsung Praktik smart operation di PT Freeport Indonesia yang menjadi pelopor dalam penerapan teknologi 5G Smart-Mining pertama di Asia Tenggara guna mendukung digitalisasi dan transformasi operasional industri pertambangan di Indonesia. Teknologi 5G Underground Smart Mining ini akan mendukung otomatisasi dan kendali jarak jauh untuk meningkatkan keselamatan kerja dan produktivitas pertambangan di PTFI.
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-77, MIND ID bertekad untuk mewujudkan pertambangan berkelanjutan. Dengan digitalisasi diharapkan dapat memaksimalkan produktivitas dan menciptakan lingkungan pertambangan yang lebih efisien, efektif dan ramah lingkungan. Selain itu, dengan transformasi ini dapat menumbuhkan semangat kolaborasi untuk membangkitkan energi menjadi lebih kuat.
“Digitalisasi Industri Pertambangan telah menjadi salah satu aspek utama yang menjadi perhatian perusahaan. Transformasi operasional secara bertahap menjadi digital dilakukan untuk memberikan nilai tambah di seluruh rantai proses penambangan dan pengolahan mineral. Selain itu upaya tersebut juga bertujuan untuk mewujudkan aktivitas operasional yang optimal sekaligus efisien. Selamat Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-77, Energi Bangkit Lebih Kuat,” tutup Hendi.
Baca Juga: Siap-siap Gamers, E3 2023 Dimulai Pertengahan Juni
Berita Terkait
-
Cecaran Anggota DPR ke Nadiem Makarim: Singgung 400 Tim Bayangan hingga 'Tangisan' Guru
-
Bisa Simpan Rekaman Langsung ke SSD Eksternal, Panasonic Lumix GH6
-
Mutasi Kendaraan Selesai Hanya 1 Hari! Penerapan BPKB Elektronik Sedang Dikembangkan
-
Pejabat Gubernur Banten Rangkul Generasi Muda Akrab Teknologi dan Taat Pajak
-
Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Korea Selatan: Tilik Potensi Industri Otomotif
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi