Suara.com - Tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu (1/10/2022) menjadi duka mendalam bagi sejarah sepakbola Indenesia.
Pasalnya dalam kerusuhan usai pertandingan Arema-Persebaya itu, dilaporkan 127 orang meninggal dunia. Sementara 180 lainnya masih dalam penanganan di rumah sakit.
Di tengah tragedi memilukan itu, komentar dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Zainudin Amali malah mengundang reaksi publik.
Pasalnya pernyataan yang dikutip dari akun Twitter @RadioElshinta itu menyebutkan bahwa Menteri Amali malah mengkhawatirkan sanksi dan imbasnya pagelaran FIFA usai kejadian di Stadion Kanjuruhan.
"Saya diperintahkan Presiden untuk menemui keluarga korban untuk bertaqziah dan menyampaikan rasa keprihatinan dan duka cita mendalam atas musibah ini," ujar Menteri Amali.
"Semoga kita tidak disanksi FIFA atas peristiwa ini mengingat tahun depan kita akan menyelenggarakan FIFA World Cup U-20 2023," imbuhnya.
Pernyataan Menpora tersebut mengundang berbagai respons termasuk salah satunya dari komika kondang Ernest Prakasa.
"Pak @jokowi, menteri Anda ini lho," tulis Ernest dalam cuitan kutipannya.
Selain Ernest ribuan warganet di kolom komentar mengaku kecewa atas pernyataan Menpora yang disebut lebih mementingkan sanksi dan keterlibatan di FIFA World Cup U-20.
Baca Juga: Indonesia Terancam Sanksi Berat FIFA, Imbas Tragedi Stadion Kanjuruhan
"Sudah mati nuraninya Pak Menteri," komentar warganet.
"Kayak enggak ada empatinya Pak," imbuh warganet lain.
"Pak Jokowi, mohon ini bawahan Anda dikendalikan enggak usah ngomong soal event mendatang dulu, fokus saja lah pada tragedi yang sedang terjadi," tambah lainnya.
"Kalau ini emang udah cocok sih jadi menterinya Jokowi, niremapti dan enggak kompeten," tulis warganet di kolom komentar.
"Nyawa enggak penting ya pak yang penting sanksi FIFA," timpal lainnya.
Tragedi Kanjuruhan Ratusan Korban Tewas
Berita Terkait
-
Ratusan Penonton Tewas, IPW Desak Cabut Izin Penyelenggaraan Liga
-
Kompetisi BRI Liga 1 2022-2023 Dihentikan PT LIB, Bagaimana Nasib Pembeli Tiket Persib vs Persija?
-
Belasan Ribu Tagar Persib vs Persija Menggema di Twitter! Netizen: Kalau Mau Ditunda Harus Semua Laga
-
Tragedi Kanjuruhan Malang 1 Oktober 2022 di Mata Persebaya: Tidak Ada Satupun...
-
YLKI: Tragedi Kanjuruhan Membuat Wajah Sepak Bola Indonesia Makin Terpuruk, Berpotensi Kena Saksi FIFA
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk