Suara.com - Peristiwa di Stadion Kanjuruhan membuat dunia tersentak. Gelaran sepakbola antara Arema dengan Persebaya itu berlangsung rusuh dan mengakibatkan ratusan nyawa melayang. Yuk ketahui lebih dalam tentang bahaya gas air mata dan cara mengatasinya.
Seperti yang ramai diberitakan, situasi diperkeruh dengan tembakan gas air mata dari petugas kepada suporter yang turun ke lapangan. Akibat tembakan itu, para suporter berusaha menghindar secara bersamaan di satu pintu.
Hal itu juga yang membuat mereka berdesak-desakan hingga mengakibatkan ratusan nyawa melayang. Selama ini, gas air mata memang kerap digunakan untuk membubarkan kerumunan.
Bahaya Gas Air Mata
Laman Lung.org menulis gas air mata sebagai bahan kimia yang menyebabkan iritasi pada kulit, pernapasan dan tentu saja mata. Meskipun ditengarai tak berbahaya, gas air mata tetap perlu diwaspadai.
Beberapa bahan kimia yang paling umum digunakan adalah chloroacetophenone (CN) yang merupakan polutan udara beracun, chlorobenzylidenemalononitrile (CS), chloropicrin (PS), bromobenzylcyanide (CA) dan dibenzoxazepine (CR).
Sementara gas air mata biasanya dianggap sebagai penyebab sebagian besar dampak kesehatan jangka pendek, ada bukti kecacatan permanen dalam beberapa kasus.
Secara umum, paparan gas air mata dapat menyebabkan sesak dada, batuk, rasa tercekik dan sesak napas, selain perasaan terbakar pada mata, mulut dan hidung. Ppenglihatan juga kabur dan kesulitan menelan.
Gas air mata juga disebut dapat menyebabkan luka bakar kimia hingga reaksi alergi dan gangguan pernapasan. Orang dengan sma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), memiliki risiko lebih tinggi mengalami gejala penyakit parah yang dapat menyebabkan gagal napas.
Baca Juga: Aremania Sempat Minta Polisi Jangan Tembakkan Gas Air Mata: Ada Anak Kecil Pak!
Efek kesehatan jangka panjang dari gas air mata lebih mungkin terjadi jika terpapar dalam waktu lama atau dalam dosis tinggi saat berada di area tertutup. Dalam kasus ini, gas air mata dapat menyebabkan kegagalan pernapasan dan kematian.
Cara Mengatasinya
Jika terkena gas air mata, American Lung Association menyarankan untuk segera menjauhkan diri dari sumbernya dan mencari tempat yang lebih tinggi, jika memungkinkan.
Bilas mata dengan air dan gunakan sabun lembut, seperti sampo bayi, untuk mencuci muka. Jika masalah pernapasan berlanjut, segera dapatkan bantuan medis.
Itulah penjelasan singkat tentang bahaya gas air mata dan cara mengatasinya yang diambil dari laman American Lung Association. Semoga tulisan ini bermanfaat dan bis amembantu kalian yang membutuhkan informasi terkait hal ini.
Kontributor : Rima Suliastini
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela
-
Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!
-
KPK Gagal Periksa Bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur Pilih ke Luar Negeri Saat Kasus Haji Diusut
-
Hakim Beratkan Vonis Nadiem karena Sudah Kaya, Pakar: Standarnya Terlalu Subjektif
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat
-
Lubang Galian yang Merenggut Nyawa, Siapa Harus Bertanggung Jawab?
-
17 Tahun Terkatung-katung, Nasib Lahan Transmigrasi di Muaro Jambi Akhirnya Terang
-
KPK Dalami Aset Japto Soerjosoemarjo, Diduga Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara
-
Jalan Terjal Jakarta Menuju Kota Global: Kawasan Kumuh Masih Antre Perbaikan
-
6 Pesan Prabowo ke Polri: Jangan Sombong, Jangan Nyusahin Rakyat, Terus Perbaiki Diri