Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, mengatakan, bahwa Demokrat khususnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku ketum partai menilai Anies Baswedan merupakan figur masuk kriteria. Meski sebelumnya Anies merupakan rival AHY di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.
"Mengumumkan Anies sebagai capresnya NasDem saya kira sesuatu yang harus kami hormati dan Mas AHY juga sudah mengatakan bahwa salah satu yang bagus untuk ke depan juga adalah Mas Anies. Meskipun beliau ini adalah rivalnya dulu di pemilihan gubernur, it's ok, begitulah pilihan politik," kata Hinca di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/10/2022).
Kendati begitu, Demokrat, kata Hinca, masih terus melakukan penyaringan soal capres-cawapres yang bakal diusung oleh partai. Ia mengibaratkan hal itu seperti layaknya tim nasional sepak bola.
"Nanti kami lihat, sama lah kira-kira ini kalau kan buat timnas, panggil pemain STY lah, pada ujungnya lah siapa eleven starter-nya itu, kalau ini kita lihat lah, terus scouting. Jadi kalau kau tanya apa yang abang lakukan sekarang gitu kan, ya scouting," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, terkait dengan kemungkinan berkoalisi, Demokrat masih melakukan komunikasi intens dengan NasDem dan PKS. Tapi ke partai-partai selain dua partai tersebut juga terus melakukan komunikasi.
"Masih komunikasi lah, kan komunikasi itu kan bisa panjang betul kan, bisa singkat, tetapi komunikasinya lancar. Begitu juga dengan partai lain, saya berkomunikasi dengan Gerindra, PDIP, PKB, Golkar di KIB, PAN, kita berkomunikasi karena semua masih bisa dikomunikasikan."
Anies Bacapres NasDem
Partai NasDem secara resmi telah mengumumkan atau mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden yang bakal diusung di Pilpres 2024 mendatang.
Berdasarkan pantauan Suara.com deklarasi atau pengumuman itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh di Kantor DPP Partai NasDem atau NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin , kemarin.
Awalnya Surya menyampaikan pidato sambutannya dari atas podium. Sejumlah petinggi jajaran Partai NasDem turut hadir dalam acara ini.
Surya menyampaikan salah satu alasan Anies dipilih menjadi calon presiden diusung NasDem yakni karena Gubernur DKI Jakarta itu dianggap paling terbaik.
"Kenapa Anies? Why not the best," kata Surya disambut tepuk tangan para kader.
Tag
Berita Terkait
-
'Saya Tidak Ingin Menjegal Prabowo', Janji Anies Baswedan Diungkit Lagi Usai NasDem Deklarasi Capres 2024
-
Niluh Djelantik Mundur Tak Berdampak Bagi Partai, Wasekjen: Efek Anies Keanggotaan NasDem Bertambah
-
Ikut Sikap Jokowi soal NasDem Usung Anies, Puan: Sedang Situasi Duka, Fokus Dulu Kanjuruhan
-
Santai usai NasDem Usung Anies di Pilpres, AHY Semangati Kader Demokrat: Tak Perlu Khawatir, Jangan Gagal Fokus!
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya
-
Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
-
Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial