Suara.com - Sedikitnya 25 orang tewas setelah sebuah bus jatuh ke jurang di negara bagian Uttarakhand, di bagian utara India.
Menurut laporan BBC, pejabat setempat mengatakan sekitar 40 orang berada di dalam bus ketika kendaraan itu keluar dari jalur dan jatuh ke jurang di distrik Pauri Garhwal pada Selasa (4/10) malam.
Sejauh ini, 21 penumpang telah diselamatkan dalam upaya evakuasi yang dipimpin oleh pasukan tanggap bencana negara di bagian itu.
Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan di Twitter bahwa "pikirannya bersama keluarga yang berduka".
Bus tersebut sedang membawa orang-orang dalam sebuah prosesi pernikahan dari Laldhang ke desa Bironkhal di Uttarakhand ketika kecelakaan itu terjadi.
Penyebab kecelakaan itu belum diketahui, tetapi otoritas setempat mengatakan mereka masih melakukan penyelidikan.
Pejabat senior polisi, Swatantra Kumar Singh, mengatakan kepada kantor berita ANI bahwa operasi penyelamatan masih berlangsung pada hari Rabu.
Gambar yang diambil dari lokasi kejadian menunjukkan sisa-sisa bus yang hancur di bukit yang curam, sementara para petugas penyelamat membantu mengeluarkan para korban.
Kepala Menteri Uttarkhand, Pushkar Singh Dhami, mengatakan bahwa semua bantuan yang diperlukan akan dikirimkan ke tim evakuasi untuk mendukung upaya mereka.
Keselamatan jalan dikenal buruk di India, dengan lebih dari 100.000 orang meninggal setiap tahunnya dalam kecelakaan karena cara mengemudi yang buruk serta jalanan yang rusak.
Bus adalah moda transportasi yang populer di India, khususnya di kota-kota kecil. Namun, operator bus sering melanggar aturan keselamatan dan membawa penumpang dengan jumlah yang melebihi kapasitas bus.
Berita Terkait
-
Polisi Buka Investigasi usai Mahatma Gandhi Digambarkan sebagai Iblis dalam Acara Keagamaan
-
India Akan Menggelar MotoGP 2023
-
Mirip Kajol, Simak 9 Potret Fuji Tampil Menawan Bak Gadis India!
-
Aksi Anak-anak di India Memperingati Hari Ulang Tahun Mahatma Gandhi
-
Mengaku Titisan Tuhan, Pria Tua Sandera dan Perkosa Istri Orang
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG