Suara.com - Otoritas di Yunani melakukan operasi pencarian dan penyelamatan terhadap sekitar 100 orang migran setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam akibat menabrak area berbatu di perairan di dekat Pulau Kythira.
Pencarian itu digelar pada Rabu (5/10), dan berdasarkan informasi penjaga pantai, insiden itu terjadi saat perairan tersebut didera badai
"Satu kapal penjaga pantai dan sebuah helikopter angkatan laut Yunani dikerahkan ke area itu," kata seorang pejabat penjaga pantai.
Belum ada informasi mengenai perkiraan jumlah korban serta kewarganegaraan para migran.
Kythira merupakan sebuah pulau yang terletak di seberang ujung tenggara Semenanjung Peloponnese.
Yunani mengalami krisis migrasi paling parah di Eropa pada 2015 dan 2016, ketika satu juta pengungsi yang melarikan diri dari perang dan kemiskinan di Suriah, Irak, dan Afghanistan tiba di negara itu, terutama melalui Turki.
Jumlah kedatangan migran sudah turun tajam sejak saat itu, tetapi upaya untuk memasuki Yunani lewat jalur laut terus berlanjut. [Antara]
Berita Terkait
-
Ngeri! Korban Tewas Kapal Terbalik Di Bangladesh Bertambah Jadi 66 Orang
-
Kapal Angkut Ratusan Jemaat Hindu Tenggelam Di Sungai Karatoa, 41 Orang Tewas
-
11 Orang Dilaporkan Tewas Dalam Insiden Kapal Tenggelam di Brazil Utara
-
Dua Jasad Korban KM Teman Niaga Ditemukan di Tanjung Seloka Kotabaru
-
11 Korban Kapal KM Teman Niaga yang Tenggelam di Selat Makassar Belum Ditemukan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel
-
KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran
-
Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo
-
Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan
-
Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak
-
Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran