Suara.com - Ketua DPP Partai NasDem Ahmad Effendy Choirie mengatakan, pendeklarasian partainya mendukung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (bacapres), bukan sebagai tanda ketidaksetiaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Untuk itu, ia menyebut, NasDem tak khawatir pendeklarasian Anies ini akan berimbas ke perolehan kursi NasDem dalam kabinet pemerintahan Jokowi.
"Nggak ada kekhawatiran sama sekali. Tapi yang perlu diketahui bahwa presiden dan kabinet sekarang ini hasil koalisi Pilpres 2019-2024. Sedangkan menjagokan Anies calon presiden 2024-2029, bukan untuk menggantikan Jokowi di tengah jalan," kata Choirie kepada wartawan, Senin (10/10/2022).
Ia menegaskan, kesetiaan NasDem ke Jokowi akan tetap berlanjut hingga masa jabatan atau kepemimpinan eks Wali Kota Solo itu habis pada 2024.
"Jadi kesetiaan NasDem terhadap pemerintah sekarang ini sampai akhir masih jabatan. Saya yakin Jokowi sadar itu," ungkapnya.
Lebih lanjut, Choirie menyebut, Jokowi juga seharusnya sadar bahwa NasDem dan Surya Paloh sudah berkorban untuk kemenangannya di dua edisi Pilpres.
"Betapa besar pengorbanan Pak Surya Paloh dan NasDem untuk kemenangan Jokowi mulai Pilpres 2014 dan 2019," katanya.
Deklarasi
Partai NasDem secara resmi telah mengumumkan atau mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden yang bakal diusung di Pilpres 2024 mendatang.
Berdasarkan pantauan Suara.com deklarasi atau pengumuman itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh di Kantor DPP Partai NasDem atau NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).
Awalnya Surya menyampaikan pidato sambutannya dari atas podium. Sejumlah petinggi jajaran Partai NasDem turut hadir dalam acara ini.
Surya menyampaikan salah satu alasan Anies dipilih menjadi calon presiden diusung NasDem yakni karena Gubernur DKI Jakarta itu dianggap paling terbaik.
"Kenapa Anies? Why not the best," kata Surya disambut tepuk tangan para kader.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan