News / Nasional
Senin, 10 Oktober 2022 | 17:28 WIB
Ketua DPP Partai Nasdem Effendy Choirie. [Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara]

Suara.com - Ketua DPP Partai NasDem Ahmad Effendy Choirie mengatakan, pendeklarasian partainya mendukung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (bacapres), bukan sebagai tanda ketidaksetiaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Untuk itu, ia menyebut, NasDem tak khawatir pendeklarasian Anies ini akan berimbas ke perolehan kursi NasDem dalam kabinet pemerintahan Jokowi.

"Nggak ada kekhawatiran sama sekali. Tapi yang perlu diketahui bahwa presiden dan kabinet sekarang ini hasil koalisi Pilpres 2019-2024. Sedangkan menjagokan Anies calon presiden 2024-2029, bukan untuk menggantikan Jokowi di tengah jalan," kata Choirie kepada wartawan, Senin (10/10/2022).

Ia menegaskan, kesetiaan NasDem ke Jokowi akan tetap berlanjut hingga masa jabatan atau kepemimpinan eks Wali Kota Solo itu habis pada 2024.

"Jadi kesetiaan NasDem terhadap pemerintah sekarang ini sampai akhir masih jabatan. Saya yakin Jokowi sadar itu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Choirie menyebut, Jokowi juga seharusnya sadar bahwa NasDem dan Surya Paloh sudah berkorban untuk kemenangannya di dua edisi Pilpres.

"Betapa besar pengorbanan Pak Surya Paloh dan NasDem untuk kemenangan Jokowi mulai Pilpres 2014 dan 2019," katanya.

Deklarasi

Partai NasDem secara resmi telah mengumumkan atau mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden yang bakal diusung di Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru Satu Suara Partai NasDem Dukung Anies Baswedan, Pengamat: Langkah Strategis 2024

Berdasarkan pantauan Suara.com deklarasi atau pengumuman itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh di Kantor DPP Partai NasDem atau NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).

Awalnya Surya menyampaikan pidato sambutannya dari atas podium. Sejumlah petinggi jajaran Partai NasDem turut hadir dalam acara ini.

Surya menyampaikan salah satu alasan Anies dipilih menjadi calon presiden diusung NasDem yakni karena Gubernur DKI Jakarta itu dianggap paling terbaik.

"Kenapa Anies? Why not the best," kata Surya disambut tepuk tangan para kader.

Load More