Suara.com - Pernyataan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo terkait dengan Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang telah menuai sorotan tajam.
Menurut penuturan Dedi Prasetyo, berdasarkan pernyataan para ahli, tidak satu pun korban meninggal dunia ataupun luka-luka dalam tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Malang, Jawa Timur, disebabkan oleh gas air mata.
Diketahui, hal tersebut disampaikan oleh Dedi mengutip pernyataan sejumlah ahli dan dokter spesialis yang menangani para korban.
Beberapa ahli yang dimaksud yaitu terdiri dari para dokter spesialis penyakit dalam, penyakit paru, penyakit THT, dan spesialis penyakit mata.
Dedi juga menyebutkan bahwa berdasarkan pada pendalaman para ahli, para korban tewas dalam Tragedi Kanjuruhan yang menjadi salah satu tragedi paling mengerikan sepanjang sejarah sepak bola di Indonesia, terjadi akibat kekurangan oksigen.
Hal tersebut disebabkan karena para korban saling berdesakan di pintu keluar stadion.
Dedi menjelaskan bahwa gas air mata sendiri pada prinsipnya hanya menyebabkan iritasi pada mata, kulit, dan sistem pernafasan.
Namun, kata Dedi, efek yang dialami akibat gas air mata tersebut akan hilang dengan sendirinya, serta tidak akan menimbulkan efek yang fatal.
Begitu juga dengan sistem pernafasan, di mana Dedi menyebut gas air mata tidak akan menimbulkan dampak yang fatal, sehingga memastikan tidak ada gas air mata yang menyebabkan kematian.
Baca Juga: Hari Ini Polisi Periksa Lima Tersangka Kasus Tragedi Kanjuruhan, Kecuali Dirut PT LIB
Lebih lanjut, Dedi menjelaskan dari 131 korban meninggal dunia, kebanyakan tewas akibat berdesakkan di pintu 3, 11, 13, dan 14.
Lantas, siapakah Irjen Dedi Prasetyo yang menyebut tidak ada korban tewas akibat gas air mata dalam Tragedi Kanjuruhan? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Profil Dedi Prasetyo
Irjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M lahir pada tanggal 26 juli 1968. Ia merupakan seorang perwira tinggi Polri. Sejak tanggal 31 Oktober 2021, ia mulai mengemban amanat sebagai Kepala Divisi Humas Polri.
Dedi Prasetyo merupakan lulusan Akpol tahun 1990 dan memiliki pengalaman di bidang SDM.
Jabatan terakhir sebelum ia mengemban jabatan sebagai Kadiv Humas Polri adalah Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah.
Tag
Berita Terkait
-
Hari Ini Polisi Periksa Lima Tersangka Kasus Tragedi Kanjuruhan, Kecuali Dirut PT LIB
-
Sosok Dan Profil Irjen Teddy Minahasa, Polisi Kaya Raya yang Kini Jadi Kapolda Jatim
-
Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Tenaga Medis Minta Perlindungan LPSK
-
Pemain Persib Bandung, Daisuke Sato Ungkap Kodisinya Baik Secara Fisik Maupun Mental
-
Polisi Periksa Dua Tersangka Kasus Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Malang di Mapolda Jatim, Ini Identitasnya
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!