Suara.com - Mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo disebut sebagai 'tukang bersih-bersih' di kepolisian sebelum terkena kasus pembunuhan.
Hal ini dinyatakan sendiri oleh Advokat bernama Alvin Lim dalam YouTube Uya Kuya TV.
Alvin Lim menyebutkan bahwa dia sempat membuat video kritik terhadap Polri. Sebelum video ditayangkan dia meminta izin kepada Kapolri Listyo Sigit dan dipersilahlkan asal objektif.
"Ketika saya naikin yang saya komplain ini ternyata kan kasus yang mandek beneran jadi ada okmum, akhirnya dia suruhlah Sambo hubungi saya," ujar Alvin.
"Jadi Pak Kapolri kalau ada apa-apa, yang ngebersihin tukang bersihinnya sapunya itu Sambo," tambahnya.
Alvin Lim kemudian diminta untuk menghubungi Kadiv Propam dan dia menghubungi Sambo. Namun demikian nomornya malah diblikir oleh Sambo.
"Saya komplain ke Kapolri akhirnya Sambo kontak saya bahwa sudah diberisin sama dia dan bilang suruh bilang ke Kapolri nanti di handle," kata Alvin Lim.
"Bagus saat itu, ditangani Sambo coba membereskan."
Akhinrya Alvin menyebutkan bahwa dia ketemu dengan Sambo untuk membicarakan berbagai kasus yang mandek di kepolisian. Sayangnya meski sudah ditangani sambo kasus-kasus yang ditanganinya tak kunjung selesai.
Baca Juga: Kata Pengacara Bisa Saja Brigadir J yang Dilecehkan Putri Candrawathi, Terbayang Tidak Seperti Itu?
"Ini sudah mentok dia juga enggak bisa bantu, hasilnya enggk ada lidik terus," kata Alvin.
"Akhirnya dia angkat tangan suruh ke Kabareskrim, tapi sama mentok juga."
Alvin sendiri mengaku dia kontak terakhir dengan Ferdy Sambo pada 26 juni saat Sambo ditahan. Namun usut punya usut Alvin menyebutkan bahwa yang memebrhentikan beberapa kasus yang dia tangani adalah Ferdy Sambo sendiri.
"Selama pak Ferdy Sambo jadi polisi tersebut, ternyata kasus-kasus yang saya tangani kebanyakan dia yang hentiin juga, jadi sebagai kadiv propam dia punya kuasa."
Berita Terkait
-
Ini Video Detik-Detik Bharada E 'Kirim Kode' Jari dalam Kasus Ferdy Sambo, Diduga Sandi yang Diketahui Orang Tertentu
-
Penggunaan Jet Pribadi Anak Buah Ferdy Sambo Brigjen Hendra Kurniawan Dijerat UU Korupsi, Ancamannya 20 Tahun Penjara
-
Sempat Dicela karena Bela Anak Ferdy Sambo, Akhirnya Kak Seto Lirik Anak Korban Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Jangan Sampai Terlambat, Ini 6 Langkah Cepat Pertolongan Pertama Saat Terkena Air Keras
-
Mudik Lebaran 2026: 287 Ribu Orang Seberangi Selat Sunda, Volume Kendaraan Melonjak Tajam
-
Apresiasi bagi Pekerja, Wamenaker Berangkatkan 295 Buruh dalam Program Mudik Gratis 2026
-
Polda Metro Jaya Bongkar 86 Titik CCTV, Cari Jejak Pelaku Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Iran Tantang Donald Trump Kirim Kapal ke Teluk Persia Jika Berani: Kami Kendalikan Selat Hormuz
-
WFA Jelang Lebaran 2026, Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek Turun 29 Persen Hari Ini
-
Mudik Jadi Aman, Ini Daftar Lokasi Posko Layanan Keluarga BKKBN di Jalur Mudik Lebaran 2026!
-
Lebaran di Balik Kemudi, Kisah Rasimin Menunda Kepulangan Demi Mengantar Rindu Orang Lain
-
Kronologi Baru Kasus Andrie Yunus: TAUD Ungkap Temuan Botol yang Dibuang Pelaku dari Motor
-
Sinyal Gaji Pejabat dan DPR Bakal Dipotong, Prabowo Siapkan Strategi Hadapi Krisis Global