Suara.com - Beredar kabar bahwa Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria dikabarkan enggan untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjadi calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024 mendatang.
Informasi tersebut diunggah oleh akun bernama 'High News & Sports' di laman jejaring media sosial Facebook.
Begini narasi yang dituliskan dalam unggahan video tersebut.
"Bongkar borok Anies! Wakil, Gubernur ogah dukung Anies nyapres ternyata gara-gara ini?" tulis keterangan caption.
"Ketahuan boroknya, Wakilnya beda jalan," tulis keterangan foto thumbnail.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Hasil penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, klaim soal Wakil Gubernur DKI Riza Patria ogah mendukung Anies Baswedan nyapres adalah salah.
Faktanya, unggahan tersebut menggunakan judul click bait dan isi video tidak sesuai dengan judul.
Baca Juga: Jika Serius Maju Pilpres 2024, Anies Baswedan Dinilai Hanya Bisa Gandeng Dua Partai Ini
Video berisi narator yang membacakan beberapa artikel serta sejumlah potongan video dari berbagai sumber.
Rekaman video soal Wagub DKI Jakarta asli berasal dari tayangan kanal YouTube CNN Indoenesia dengan judul 'Riza Patria: Pemecatana M Taufik Baru Rekomendasi MKP'.
Adapula video dari kanal YouTube '2045 TV' dan 'metrotvnews' soal Riza Patria yang tak mau ikut campur urusan pribadi terkait Anies yang hendak nyapres.
Sementara itu, artikel yang dibacakan narator dalam video tersebut berasal dari laman Liputan6.com berjudul 'Anies Jadi Capres Nasdem, Riza Patria Pastikan Tetap Dukung Prabowo'.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka kabar Wagub DKI Jakarta Riza Patria tak mau mendukung Anies Baswedan nyapres adalah keliru.
Tag
Berita Terkait
-
Jika Serius Maju Pilpres 2024, Anies Baswedan Dinilai Hanya Bisa Gandeng Dua Partai Ini
-
Politisi Senior PPP 'Kepanasan' NasDem, Kirim Sinyal Mengerikan: Keterlaluan Kalau Seorang Anies Tidak Didukung
-
PSI wanti-wanti CLBK Anies dan Rizieq, Padahal saat Dipenjara Diacuhkan
-
Terpopuler: Rizky Billar Tersangka KDRT, Sidang Gugatan Ijazah Palsu Jokowi Digelar 18 Oktober
-
Terkait Dukungan jadi Cawapres Anies Baswedan pada 2024, Begini Tanggapan Jenderal Andika
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah