Suara.com - Dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi tengah memanas, terlebih lagi kini menyenggol milik Wali Kota Sola, Gibran Rakabuming Raka.
Putra sulung Jokowi itu dituduh membeli ijazah di luar negeri.
Merespons hal tersebut, Kaesang Pangarep selaku putra bungsu Jokowi sekaligus adik Gibran turut menyindir halus isu ijazah palsu tersebut.
Melalui akun Twitternya, Kaesang menunjukkan percakapan (chat) bersama ibunya, Iriana Jokowi yang diberi nama kontak 'Enyak'.
Iriana mengirimkan foto Kaesang saat kelulusan Sekolah Dasar (SD) dengan caption, "Menowo ono seng nekokke (Siapa tahu ada yang nanyain). Wisuda SD".
"Dikirimin ibu foto lulusan SD untuk jaga-jaga kalau ada yang nanyain," tulis @kaesangp dikutip Suara.com, Kamis (13/10/2022).
Dalam foto itu, Kaesang yang masih kecil mengenakan seragam serba putih lulus dari SD Negeri 16 Surakarta pada 20 Juni 2007.
Terlihat, Kaesang berpose berdiri tegak dengan senyum simpul ke kamera membawa gulungan merah bukti kelulusannya.
Kaesang yang mendapatkan foto wisuda SDnyaitu lantas berkomentar bahwa dirinya terlihat 'wagu' alias kaku.
Baca Juga: Tuduhan Ijazah Palsu Presiden Jokowi Menjadi Sorotan, Aria Bima: Wong Gendeng!
Merespons ucapan si putra bungsunya itu, Iriana justru mengejutkan warganet dengan tanggapannya.
Betapa tidak, Iriana mengirimkan stiker Whatsapp berupa meme tertawa Spongebob dan Patrick dengan tulisan 'WOKAWOKAWOK'.
Stiker meme itu kerap kali digunakan untuk candaan warganet di Twitter, terutam bagi anak muda.
Tak pelak, stiker Whatsaap yang dikirimkan oleh ibu negara itu membuat salah fokus (salfok) warganet.
Kolom komentar penuh dengan kegegeran warganet soal stiker Whatsapp tersebut.
"Bu Presiden ki ya mainan stiker emot toh," tulis @_Mod***.
"Stikernya dapat dari mana haha," ungkap @hall***.
"Ibu negara stikernya Spongebob nggak tuh nangis," komentar @ray***.
"Malah salfok sama stiker Spongebob Patricknya," imbuh @fain***.
"Ibu Iriana ini sepertinya pengoleksi stiker ya," ujar @705***.
Tag
Berita Terkait
-
Tuduhan Ijazah Palsu Presiden Jokowi Menjadi Sorotan, Aria Bima: Wong Gendeng!
-
Menohok! Dituding Beli Ijazah di Luar Negeri, Gibran: Kita Sekolah Susah, Uang Saku Kadang Kurang
-
Sindir Isu Ijazah Palsu, Kaesang Pangarep Tunjukan Foto Saat Lulus SD dari Ibu Negara: Menowo Ono Seng Nekokke
-
120 Juta Dosis Vaksin COVID Indovac Ditargetkan Diproduksi Bio Farma
-
Rakyat Sedang Sulit, Demokrat: Elit Politik Pendukung Pemerintah Jangan Cuma Sibuk Mikirin Kapan Lagi Bisa Gunting Pita
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun