Suara.com - Anies Baswedan kini telah resmi lengser sebagai Gubernur DKI Jakarta pada, Minggu (16/10) setelah 5 tahun menjabat yakni sejak tahun 2017. Posisi Anies Baswedan kini diisi oleh Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
Sebagai informasi, Anies Baswedan akan menerima sejumlah uang pensiun sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 1980 tentang Hak Keuangan/Administrasi Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dan Bekas Kepala Daerah/Bekas Wakil Kepala Daerah serta Janda/Dudanya. Berapa uang pensiun yang diterima Anies Baswedan?
Besaran Uang Pensiun Anies Baswedan
Kepala daerah yang menerima dana pensiun sebesar satu persen untuk setiap satu bulan masa jabatan dengan ketentuan paling sedikit enam persen dan paling banyak 60 persen sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 10 ayat (1) pada peraturan tersebut.
Uang pensiun akan diberikan di bulan berikutnya usai sang kepala daerah telah resmi berhenti dari jabatannya sebagaimana bunyi pada Pasal 11 beleid tersebut.
Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono yang menjabat pada tahun 2017 silam pernah mengungkapkan bahwa jumlah uang pensiun yang diterima oleh mantan Gubernur DKI Jakarta tidak lebih dari Rp 10 juta per bulan. Pada saat itu, Sumarsono membicarakan besaran uang pensiun Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Kepala daerah juga akan menerima tunjangan keluarga dan tunjangan sesuai aturan yang berlaku. Anies Baswedan juga berhak mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 bagi pensiunan pejabat negara sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2022 tentang Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas bagi Pensiunan dan Penerima Pensiun yang terdiri atas:
a. Pensiun pokok
b. Tunjangan keluarga
c. Tunjangan pangan
d. Tambahan penghasilan
DPRD DKI Jakarta telah mengumumkan selesainya masa bakti Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang berakhir pada 16 Oktober 2022.
Demikian ulasan mengenai berapa uang pensiun Anies Baswedan usai lengser dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan untuk Anda.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Beberkan 3 Kriteria Cawapresnya, Siapa yang Paling Cocok?
-
Diberi Kebebasan Pilih Cawapres oleh NasDem, Anies Santai: Waktu Masih Panjang
-
Surya Paloh Sampaikan Sejumlah Hal yang Dihadapi Nasdem Setelah Usung Anies Baswedan
-
Ketum NasDem Surya Paloh Tegaskan Tetap Sahabat Sejati Koalisi Jokowi Meski Usung Anies Jadi Capres, Sindir Siapa?
-
Anies: Bangsa Bermasalah, Bila Orang Baik Masuk Politik Dipermasalahkan, Jika Orang Bermasalah Masuk Politik Didiamkan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?