Terdapat rekaman kamera CCTV di lift apartemen di Jakarta Timur yang memperlihatkan detik-detik pelaku pembunuhan AYR yang jasadnya ditemukan di bawah kolong tol Becakayu, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Nampak dari rekaman CCTV tersebut, pelaku R memasuki lift dengan mendorong sebuah troli yang berisi kantong plastik besar, serta beberapa barang lain yang menumpuk di atas troli tersebut.
Publik dibuat merinding dengan gestur pelaku, tak sedikit yang menyebutnya psikopat karena pelaku R nampak melemparkan senyuman pada CCTV dan kepada seorang pria yang juga masuk dengannya di lift tersebut.
Dalam CCTV tersebut juga terlihat pelaku R memainkan sebuah tali di kedua tangannya. Pada saat lift tertutup, tidak nampak sedikitpun wajah panik dari R yang mengajak ngobrol dua orang di lift.
3. Jasad Ditemukan dengan Kondisi Dibungkus Plastik
Diketahui, dari hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian menyebut adanya mobil minibus yang turut terekam CCTV di lokasi pembuangan mayat.
Minibus tersebut diduga menjadi kendaraan bagi pelaku untuk membawa jasad korban.
Sebelumnya, warga dikejutkan oleh penemuan seorang perempuan yang berusia 36 tahun.
Jasad tersebut ditemukan di Jalan Inspeksi Kalimalang, Jatibening, Kota Bekasi, pada hari Senin (17/10/2022) sekitar pukul 21.30 WIB dengan kondisi terbungkus plastik berwarna hitam.
Baca Juga: Senyum Pembunuh Wanita yang Mayatnya Dibuang di Kolong Tol Becakayu Terekam CCTV, Psikopat?
Setelah ditelusuri, perempuan tersebut berinisial AYR, seorang karyawan swasta yang tinggal di daerah Jakarta Timur.
Pembunuhan tersebut terungkap setelah seorang laki-laki berinisial R ditangkap saat hendak menjual laptop milik korban.
4. Kesaksian Penemu Mayat
Berdasarkan penuturan salah satu saksi mata bernama Bayu (18), mengungkapkan bahwa pada malam tersebut, ia menemukan adanya bungkusan mencurigakan yang terbungkus plastik berwarna hitam.
Ia menjelaskan bahwa mulanya ia hanya bercanda bersama rekan-rekannya, dan menyebut bahwa yang terbungkus plastik hitam tersebut adalah guling.
Setelah menemukan bahwa dalam plastik tersebut adalah mayat, Bayu pun berlari. Bayu merupakan seorang penjaga warung yang lokasi tidak jauh dari lokasi penemuan mayat tersebut.
Berita Terkait
-
Senyum Pembunuh Wanita yang Mayatnya Dibuang di Kolong Tol Becakayu Terekam CCTV, Psikopat?
-
Gestur Psikopat Pembunuh Wanita yang Mayatnya Dibuang ke Tol Becakayu Bekasi, Publik Dibuat Merinding
-
Penemuan Mayat Pria Tak Dikenal di Semak-semak Walantaka Serang Bikin Geger
-
Mayat Wanita Terbungkus Plastik di Bekasi Dibunuh Rekan Kerja: Berawal dari Obrolan Soal Podcast
-
Update Kasus Penemuan Mayat Terbungkus Plastik di Bekasi: CCTV Rekam Senyum Pelaku saat Bawa Korban
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak