Masyarakat digegerkan dengan pembunuhan seorang wanita yang belakangan ini diketahui berinisial AYR oleh seorang pria. Pembunuhan AYR tersebut ramai menjadi perbincangan setelah mayatnya ditemukan di tol Becakayu, Kota Bekasi.
Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap jasad yang ditemukan dalam plastik di tol Becakayu, Kota Bekasi, muncul sebuah rekaman CCTV yang saat ini tengah viral di laman sosial media.
Dari rekaman CCTV tersebut, publik dibuat merinding melihat gestur pelaku pembunuhan yang diketahui berinisial R. Tampak dalam rekaman CCTV tersebut, pelaku R memasuk sebuah lift apartemen yang berada di Jakarta Timur.
Nampak pelaku R dengan kepala botak masuk ke dalam lift dengan mendorong sebuah troli yang diduga berisikan mayat AYR.
Terlihat dalam rekaman tersebut, troli berisikan sebuah tas besar berwarna biru di bagian atas. Nampak juga kardus, dengan plastik hitam di bagian bawahnya.
Terlihat juga bantal dan guling yang tertindih di bawah tas besar berwarna biru tersebut.
Tampak R yang mengenakan kaos berwarna abu-abu dan bercelana pendek, melemparkan senyuman kepada seorang pria yang juga masuk ke dalam lift tersebut.
Lantas, seperti apa fakta-fakta pembunuhan wanita di apartemen yang berada di Jakarta Timur tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Motif Pelaku R Habisi Nyawa Korban
Baca Juga: Senyum Pembunuh Wanita yang Mayatnya Dibuang di Kolong Tol Becakayu Terekam CCTV, Psikopat?
Diketahui, pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku dengan inisial R di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, pada hari Selasa (18/10/2022).
Dari keterangan yang disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi, R merupakan satu-satunya pelaku dalam pembunuhan tersebut dan melakukan aksinya di Apartemen Green Pramuka, Jakarta Timur.
Dugaan sementara, motif pelaku menghabisi nyawa korban adalah sakit hati. R merupakan rekan kerja dari korban.
Peristiwa naas ini diketahui bermula pada saat pelaku R mengajak korban untuk ke apartemen. Pelaku mengajak korban berbincang mengenai podcast. Dari obrolan tersebut, pelaku R mengaku sakit hati karena ucapan korban.
Namun, meskipun begitu, pihak penyidik masih menggali lebih dalam terkait dengan motif pelaku. Hal tersebut dikarenakan pelaku membawa sejumlah barang yang dimiliki oleh korban.
2. Wajah Pelaku Tersebar dari Rekaman CCTV Lift
Berita Terkait
-
Senyum Pembunuh Wanita yang Mayatnya Dibuang di Kolong Tol Becakayu Terekam CCTV, Psikopat?
-
Gestur Psikopat Pembunuh Wanita yang Mayatnya Dibuang ke Tol Becakayu Bekasi, Publik Dibuat Merinding
-
Penemuan Mayat Pria Tak Dikenal di Semak-semak Walantaka Serang Bikin Geger
-
Mayat Wanita Terbungkus Plastik di Bekasi Dibunuh Rekan Kerja: Berawal dari Obrolan Soal Podcast
-
Update Kasus Penemuan Mayat Terbungkus Plastik di Bekasi: CCTV Rekam Senyum Pelaku saat Bawa Korban
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji