Suara.com - Beredar di media sosial, video dengan klaim Presiden Joko Widodo mengembalikan jabatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di DKI Jakarta.
Video ini disebarkan melalui media sosial Facebook oleh akun bernama Berita Gaming II pada Rabu (19/10/22) lalu.
Pengunggah video ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Gempar! Jokowi Kembalikan Ahok ke DKI."
Dalam thumbhnail video, tampak potret Presiden Jokowi sedang bersalaman dengan Ahok.
Hingga kini, video unggahan ini telah ditayangkan lebih dari 46 ribu kali. Video ini juga telah mendapatkan ribuan suka dan ratusan komentar dari warganet.
Tak sedikit warganet yang mempercayai klaim video ini.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: Survei SMRC: Elektabilitas Ganjar Pranowo Masih Teratas, Diikuti Prabowo dan Anies
Berdasarkan penelusuran, klaim pada video tersebut dapat dipastikan sebagai informasi yang keliru. Klaim yang ditulis oleh pengunggah video tersebut, tidak ada hubungannya dengan narasi yang ada di video berdurasi sepuluh menit lima detik ini.
Seperti telah diberitakan, satu hari usai masa jabatan Anies Baswedan selesai, Heru Budi Hartono dipilih menjadi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta hingga 2024 mendatang.
Heru dilantik sebagai Pj Gubernur DKI oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Hal tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 100/P Tahun 2022 Tentang Pengesahan Pemberhentian Gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta Masa Jabatan 2017-2022 dan Pengangkatan Penjabat Gubernur DKI Jakarta yang ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 14 Oktober 2022.
Selain itu, faktanya saat ini Ahok menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa video dengan klaim Presiden Joko Widodo mengembalikan jabatan Ahok di DKI Jakarta adalah hoaks. Unggahan ini masuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Tag
Berita Terkait
-
Survei SMRC: Elektabilitas Ganjar Pranowo Masih Teratas, Diikuti Prabowo dan Anies
-
Siap-Siap! Anies Baswedan 'Diramal' Jadi Menteri Jika NasDem Ngotot Tak Angkat Kaki dari Koalisi Jokowi
-
Elektabilitas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Naik, Bagaimana dengan Puan Maharani?
-
Golkar 'Sendika Dawuh' Arahan Jokowi, Politisi Demokrat Beri Sindiran Menohok: Nggak Ada Harga Dirinya
-
Tak Merasa Disindir, NasDem: Kami Tak Sembrono Tentukan Capres, Presiden Jokowi Paham Tradisi Kami
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam
-
Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan
-
Dino Patti Djalal Duga Agresi Militer AS ke Iran Upaya Pengalihan Isu Epstein Files