Suara.com - Setelah maraknya kasus gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akhirnya melakukan penelusuran data registrasi terhadap seluruh produk obat dengan bentuk sirup dan drops. Dari penelusuran itu, diperoleh data dengan jumlah 133 obat sirup yang bukan penyebab gagal ginjal akut. Lalu apakah OBH aman diminum?
Setelah dilakukannya penelusuran oleh Kemenkes dan BPOM beberapa waktu lalu, pihaknya menyatakan jika tenaga medis dan fasilitas kesehatan dapat kembali meresepkan 156 obat sirup yang telah dinyatakan aman dari zat pelarut tambahan oleh BPOM.
Daftar 156 obat berbentuk sirup tanpa zat pelarut tambahan tersebut terdiri dari 133 obat yang telah ditelusuri dari data registrasi BPOM. Sementara 23 obat dari 102 daftar obat Kemenkes yang sebelumnya ditemukan di rumah pasien gangguan ginjal akut misterius.
Selain itu, tenaga kesehatan juga bisa meresepkan 12 jenis obat, yang sulit digantikan dengan sediaan lain hingga didapatkan hasil dari pengujian dan diumumkan oleh BPOM RI. Lantas apakah OBH aman diminum?
Berdasarkan daftar obat sirup aman yang telah dirilis BPOM berikut, diketahui bahwa semua jenis OBH aman untuk digunakan. Namun saat menggunakan OBH harus memperhatikan petunjuk atau jika Anda ragu dapat berkonsultasi dengan dokter Anda.
Untuk lebih lengkapnya, silahkan cek daftar dari BPOM ini. Berikut obat sirup tidak mengandung zat kimia berbahaya seperti propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan/atau gliserin/gliserol.
Daftar Obat Sirup yang Aman Sepanjang Sesuai Aturan Pakai
1. Ambroxol HCl sirup produksi Kimia Farma
2. Anakonidin OBH sirup produksi Konimex
Baca Juga: Update Terbaru Daftar Obat Sirup yang Aman Dikonsumsi Menurut BPOM
3. Cetirizin sirup produksi Sampharindo Perdana
4. Paracetamol sirup produksi Mersifarma TM
5. Paracetamol sirup produksi Kimia Farma
6. Paracetamol sirup produksi Afi Farma
7. Paracetamol drops Afi Farma
Daftar 13 Sirup Obat (21 Bets) yang Dinyatakan Aman
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral