Indonesia pusaka
Indonesia tercinta
nusa bangsa dan bahasa
kita bela bersama
Pencipta Lagu Satu Nusa Satu Bangsa
Perlu diketahui, sejak kecil pencipta lagu Satu Nusa Satu Bangsa memang sudah menunjukkan kemampuannya dalam tarik suara. Selain itu, Liberty Manik juga pandai bermain kecapi.
Merkipun memiliki kelebihan dalam bidang seni, nyatanya Liberty Manik juga tak meninggalkan sekolah. Ia bahkan menuntaskan pendidikan dasarnya di Hollandsch Inlandsche School (HIS) di kampung halamannya.
Lalu melanjutkan sekolah keguruan di Hollandsche Indische Kweekschool (HIK) di Muntilan, Magelang. Tahun 1954, Liberty Manik mendapat beasiswa untuk belajar musik di Belanda.
Kemudian pada tahun 1959, ia kembali memperoleh beasiswa untuk menempuh pendidikan di Freie Universitat di Jerman dan lulus dengan meraih cum laude. Selanjutnya, 1967, Liberty Manik kembali ke Indonesia dan bermukim di Yogyakarta serta mengajar di Institut Seni Indonesia (ISI).
Baca Juga: Apakah 28 Oktober Hari Sumpah Pemuda Libur Nasional?
Karya Liberty Manik tidak hanya lagu Satu Nusa Satu Bangsa. Ia juga menerjemahkan 500-an Pustaha Batak ke dalam bahasa Jerman berjudul Batak-Handschriften.
Selain itu Manik juga mementaskan oratorium Mattheus Passion dan Weichnachtsoratorim karangan J.S. Bach di Yogyakarta tahun 1980-an. Demikian sedikit kisah tentang pencipta lagu Satu Nusa Satu Bangsa, Liberty Manik.
Hafalkan lirik lagu Satu Nusa Satu Bangsa di atas dan kumandangkan ketika upacara bendera besok Hari Sumpah Pemuda 2022.
Berita Terkait
-
Apakah 28 Oktober Hari Sumpah Pemuda Libur Nasional?
-
Link Download Lagu Bangun Pemudi Pemuda MP3, Putar di Hari Sumpah Pemuda 2022
-
Tanggal 28 Oktober Memperingati Hari Sumpah Pemuda 2022, Simak Pedoman Pelaksanaan Upacara
-
Panduan Pelaksanaan Upacara Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022
-
28 Link Twibbon Hari Sumpah Pemuda 2022 Terbaru, Desain Anak Muda Banget!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian