Suara.com - Pria berinisial PT diamankan polisi usai melakukan perampokan serta penganiayaan anggota Koramil Dogiyai. PT diamankan di Jalan Trans Nabire-Enarotali tepatnya di Terminal Moanemani, Papua, pada Selasa (25/10/2022) pukul 08.30 WIT.
Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, perampokan dan penganiayaan terhadap anggota Koramil Dogiyai di Kompleks Pasar Ikebo, Kabupaten Dogiyai, terjadi pada Senin (24/10/2022) pukul 11.20 WIT.
Saat itu, kata Ahmad, sekelompok orang yang sedang berkumpul di depan Konter Amelia Cell tiba-tiba datang dan langsung ingin memasuki konter tersebut.
Namun korban Haswim yang ingin menutup pintu langsung diserang menggunakan alat tajam berupa parang.
"Saksi sempat menghindar dan tidak terkena serangan. Namun sekelompok warga ini berhasil masuk dan merampok seisi konter," kata Kamal saat dikutip Suara.com, Jumat (28/10/2022).
Kemudian, anggota Koramil Serma Sukma Doni dan empat prajurit lainnya mendatangi tempat kejadian perkara pada pukul 11.30 WIT guna mengecek kejadian tersebut.
Setibanya di TKP, mereka langsung dikejar oleh pelaku menggunakan senjata tajam berupa parang, tombak dan beberapa sajam lainya.
"Akibat serangan itu satu personil TNI terkena sabetan senjata tajam atas nama Serma Sukma Doni. Mengalami luka pada bagian samping kepala sebelah kanan dan luka ringan di bawah dagu luka dan anggota tersebut sempat melakukan perlawanan sehingga dapat menyelamatkan diri," terangnya.
Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan korban penganiayaan, diketahui ciri-ciri pelaku. Selanjutnya anggota Polres Dogiyai di backup Satgas Preventif Damai Cartenz melakukan penangkapan terhadap salah satu pelaku.
Baca Juga: Dana Desa Diduga Mengalir untuk Tunjang Kegiatan KKB, Polda Papua Lakukan Penyelidikan
Kamal menyebut bahwa saat akan diamankan pelaku sempat melakukan perlawanan. Namun berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Dogiyai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Pelaku PT saat ini sudah dititipkan ke Ruang Tahanan Polres Nabire dalam rangka menghindari adanya dampak gangguan kamtibmas di Kabupaten Dogiyai," ucapnya.
Dari kejadian tersebut korban pemilik HP mengalami kerugian sekitar Rp. 98.450.0000 dari handphone yang diambil saat kejadian.
"Situasi pasca kejadian di Kabupaten Dogiyai saat ini aman kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dalam Kondisi Mabuk, Mahasiswa di Yogya Rusak Bendera dan Palang Pintu KA
-
Review 1984: Murni Novel Fiksi atau Prediksi?
-
5 Serum Flek Hitam yang Cepat Menyamarkan Noda Hitam di Wajah Sesuai Review
-
4 Sabun Cuci Muka Pria yang Bekerja Outdoor, Bantu Bersihkan Debu dan Minyak
-
Kades di Aceh Ditangkap Edarkan 50 Ribu Butir Ekstasi-2.495 Vape Getar
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Biar Nggak Monoton! 5 Yel-Yel 17 Agustus Singkat dan Kocak dari Lagu Viral TikTok
-
Cuma Rp8, KAI Beri Tarif Spesial LRT dan Commuter Line di 17 Agustus
-
Gus Yaqut Tak Paham Dakwaan Kasus Kuota Haji, Sebut Tak Pernah Terima Rp 1.000 Pun
-
Pemerintah Beri Bukti Destry Damayanti Diterima Pasar, Rupiah Menguat