Suara.com - Selain guru, PPPK 2022 tahun ini juga berfokus pada pengadaan tenaga kesehatan atau nakes. Lantas apa saja syarat pendidikan PPPK nakes 2022 ini?
Terdapat beberapa lowongan PPPK yang dibuka untuk para tenaga kesehatan dengan berbagai jenis kualifikasi pendidikan tahun ini. Mulai dari dokter, apoteker, perawat, bidan, radiografer, rekam medis dan lain-lain.
Berikut syarat pendidikan PPPK nakes 2022 yang dikutip dari situs kemkes.go.id:
Dokter
- Profesi Dokter
- Profesi Dokter Spesialis
Dokter Gigi
- Profesi Dokter Gigi
- Profesi Dokter Gigi Spesialis
Dokter Pendidik Klinis
- Profesi Dokter Spesialis
Bidan
Keahlian:
- Profesi Bidan
- D4 Kebidanan (lulusan sampai dengan tahun 2021)
Keterampilan:
Baca Juga: Pendaftaran PPPK 2022 Sampai Kapan? Ini Jawabannya
- D3 Kebidanan
Perawat
Keahlian :
- Profesi Ners
Keterampilan :
- D3 Keperawatan
Apoteker
- Profesi Apoteker
Asisten Apoteker
- D3 Farmasi
Nutrisionis
Keahlian:
- S1 Gizi
- D4 Gizi
- S1 Gizi dan Dietetika
- D4 Gizi dan Dietetika
- Profesi Diestisien
Keterampilan:
- D3 Gizi
Refraksionis Optisien
- D3 Refraksi Optisi
Administrator Kesehatan
- S-1 Bidang Kesehatan / D-IV Bidang Kesehatan
Kualifikasi pendidikan relevan dengan tugas dan fungsi satuan kerja penempatan.
Tenaga Sanitasi Lingkungan
Keahlian :
- S1 Kesehatan Lingkungan
- D4 Kesehatan Lingkungan
- D4 Sanitasi Lingkungan
- S1 Kesehatan Masyarakat Peminatan Kesehatan Lingkungan
Keterampilan :
- D3 Kesehatan Lingkungan
- D3 Sanitasi
Epidemiolog Kesehatan
Keahlian :
- S1 Kesehatan Masyarakat peminatan Epidemiologi
- S2 Epidemiologi
Keterampilan :
- D3 Bidang Kesehatan
Entomolog Kesehatan
Keahlian :
- S1 Kesehatan Masyarakat peminatan Entomologi Kesehatan
- S1 Kesehatan Masyarakat peminatan peminatan Kesehatan Lingkungan
- D4 Kesehatan Lingkungan
- S2 Entomologi Kesehatan
Keterampilan :
- D3 Entomologi Kesehatan
- D3 Kesehatan Lingkungan
Pembimbing Kesehatan Kerja
- S1 Kesehatan Masyarakat peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
- S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
- D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
- D4 Hyperkes Ilmu Kesehatan dan Keselamatan Kerja
- D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
- S2 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku
Keahlian :
- D4 Promosi Kesehatan
- S1 Kesehatan Masyarakat (peminatan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku)
- S2 Kesehatan Masyarakat
Keterampilan :
DIII Bidang Kesehatan:
- D3 Kebidanan,
- D3 Keperawatan,
- D3 Keperawatan Gigi
- D3 Kesehatan Gigi
- D3 Terapis Gigi dan Mulut,
- D3 Farmasi,
- D3 Fisioterapi,
- D3 Akupuntur,
- D3 Gizi,
- D3 Jamu,
- D3 Okupasi Terapis
- D3 Okupasi Terapi,
- D3 Ortotik Prostetik,
- D3 Ortotik dan Prostetik,
- D3 Pengawasan Epidemiologi,
- D3 Radiologi,
- D3 Teknik Radiologi,
- D3 Sanitasi,
- D3 Teknologi Bank Darah,
- D3 Teknologi Transfusi, Darah,
- D3 Teknologi Laboratorium Medis,
- D3 Refraksi Optisi,
- D3 Optometri,
- D3 Terapi Wicara,
- D3 Rekam Medis,
- D3 Rekam Medik dan Informasi Kesehatan,
- D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan,
- D3 Perekam dan Informasi Kesehatan,
- D3 Perekam Medik dan Informasi Kesehatan,
- D3 Perekam Medis dan Informasi Kesehatan,
- D3 Perekam dan Informasi Kesehatan,
- D3 Teknologi Elektromedis,
- D3 Teknik Elektromedik,
- D3 Asuransi Kesehatan,
- D3 Entomologi Kesehatan,
- D3 Kesehatan Lingkungan,
- D3 Teknik Gigi,
- D3 Analis Kesehatan,
- D3 Keselamatan Kesehatan Kerja,
- D3 Keperawatan Anestesi
- D3 Kepenataan Anestesi
Penata Anestesi
Keahlian :
- D4 Penata Anestesi
- D4 Keperawatan Anestesiologi
- D4 Keperawatan Anestesi Reanimasi
- D4 Keperawatan dengan kompetensi unggulan Keperawatan Anestesi
- D4 Perawat yang memiliki sertifikat pelatihan anestesi sebelum tahun 2016
- Ners yang memiliki sertifikat pelatihan anestesi sebelum tahun 2016
Asisten Penata Anestesi
Keterampilan :
- D3 Keperawatan Anestesi
- D3 Keperawatan yang memiliki sertifikat pelatihan anestesi sebelum tahun 2016
- D3 Kepenataan Anestesi
- D3 Keperawatan dengan konsentrasi Anestesi dan Gawat Darurat Medik
Terapis Gigi dan Mulut
- D4 Penata Anestesi
- D4 Keperawatan Anestesiologi
- D4 Keperawatan Anestesi Reanimasi
- D4 Keperawatan dengan kompetensi unggulan Keperawatan Anestesi
- D4 Perawat yang memiliki sertifikat pelatihan anestesi sebelum tahun 2016
- Ners yang memiliki sertifikat pelatihan anestesi sebelum tahun 2016
Perekam Medis
Keahlian :
- S1 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
- S1 Rekam Medis
- D4 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
- D4 Rekam Medis
- D4 Manajemen Informasi Kesehatan
Keterampilan :
- D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan"
Radiografer
Keahlian :
- D4 Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi
- D4 Radiodiagnostik dan Radioterapi
- D4 Teknologi Radiologi Pencitraan
- D4 Teknik Radiologi
- D4 Radiologi
Keterampilan :
- D3 Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi
- D3 Radiodiagnostik dan Radioterapi
- D3 Teknik Radiologi
- D3 Radiologi
- D3 Teknik Rontgen
Fisioterapis
Keahlian :
- Profesi Fisioterapis
- D4 Fisioterapi
Keterampilan :
- D3 Fisioterapi
Teknisi Gigi
- D3 Teknik Gigi
Pranata Laboratorium Kesehatan
Keahlian :
- D4 Analis Kesehatan,
- D4 Teknologi Laboratorium Medis
Keterampilan :
- D3 Analis Kesehatan,
- D3 Teknologi Laboratorium Medis
Okupasi Terapis
- D3 Okupasi Terapi
Teknisi Pelayanan Darah
- D3 TeknologiTransfusi Darah
- D3 Teknologi Bank Darah
Fisikawan Medis
- S1 Fisika Peminatan Fisika Medik
- S1 Teknik Nuklir (Peminatan Fisika Medik
Teknisi Elektromedis
Keahlian :
- D4 Teknik Elektromedik
- D4 Teknologi Elektromedis
- D4 Teknologi Rekayasa Elektromedis
Keterampilan :
- D3 Teknik Elektromedik
- D3 Teknologi Elektromedis
Terapis Wicara
- D3 Terapi Wicara
Psikolog Klinis
- Profesi Psikologi Peminatan Psikologi Klinis
- S1 Psikologi (lulus sebelum tanggal 4 Oktober 2017)
Ortotis Prostetis
- D3 Ortototik Prostetik
Tentunya jika anda memiliki pendidikan non kesehatan tidak bisa melamar untuk formasi PPPK jabatan fungsional seperti di atas.
Kementerian Kesehatan menegaskan, persyaratan kualifikasi pendidikan Jabatan Fungsional Kesehatan yang akan dilamar harus sesuai dengan ketentuan persyaratan (harus berijazah bidang Kesehatan).
Tahun ini, pemerintah melalui KemenpanRB memutuskan membuka kuota formasi PPPK 2022 sebanyak 532.892. Dimana formasi PPPK guru dan PPPK tenaga kesehatan ditempatkan di instransi daerah.
Berdasrakan, paparan dalam materi sosialiasai BKN (27/10/2022) tentang persiapan seleksi kompetensi PPPK tahun 2022, kuota PPPK guru sebanyak 319.618.
Sementara, kuota PPPK tenaga kesehatan 2022 dibuka 91.591. Kemudian, sebanyak 27.626 lowongan untuk PPPK tenaga teknis 2022. Sisanya, 94.057 untuk formasi PPPK pusat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?