Suara.com - Ibu Brigadir Yosua, Rosti Simajuntak mengaku pernah melakukan panggilan video dengam Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Keterangan itu disampaikan Rosti sewaktu bersaksi dalam persidangan Sambo dan Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022).
Rosti bercerita saat itu Yosua sedang menjalankan ibadah bersama-sama dengan Sambo dan Putri. Tak hanya itu, Yosua juga pernah memamerkan momen berolahraga bersama Sambo dan Putri.
"Anak ini kebetulan satu iman dengan bapak Ferdy sambo dan Putri. Pernah anak ini menunjukkan secara dari video call mereka sedang ibadah di saat Covid pernah juga menunjukkan melalui Zoom itu saja," ungkap Rosti.
"Pernah juga bapak ini video call di waktu mereka sedang olahraga. Cuma itu saja yang pernah ditunjukkan melalui video call," imbuhnya.
Yosua, kata Rosti, pernah menampilkan beberapa foto yang menampilkan momen-momen saat masih menjadi ajudan Ferdy Sambo sebagai Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri.
"Lainnya melalui foto mereka ada kejadian di kejaksaan mungkin dia mengawal di belakang bapak ferdy sambo. anakku mengawal bapak. video video itulah, video call jarang. kami memaklumi," jelas Rosti.
Pesan Terakhir Yosua
Sebelumnya, Rosti mengungkap isi pesan terakhir dari anaknya sebelum dieksekusi di tangan Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022.
Hal itu dikatakan Rosti saat bersaksi dalam persidangan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa.
Baca Juga: Bertatap Langsung di Sidang, Ayah Yosua ke Ferdy Sambo: Buka Maskernya, Biar Saya Kenal!
Saat itu, satu pekan sebelum hari kematiannya, Yosua memberi kabar ke Rosti akan berangkat ke Magelang untuk mengantar anak Ferdy Sambo.
"Memberikan kabar melalui WA grup. Dia berangkat Tanggal 2 dari Jakarta menuju ke Magelang, dia mohon doa 'Mamak, doakan anakmu, abang ya'. 'Mau kemana anak ku?'. 'Abang mau berangkat ke Magelang. Dalam rangka apa anakku, dalam acara apa?'. Mbak Datia mau masuk sekolah," imbuh dia.
Setelah itu, pada tanggal 8 Juli 2022 Yosua sempat mengirimkan pesan singkat ke Rosti. Kala itu, Rosti dan keluarga sedang berlibur di sebuah pemandian air panas.
"Dia masih menjawab pada jam 10.05 WIB mengatakan, 'Seru sekali'. Kata kakaknya 'Iya ini adalah pemandian kita di waktu kecil'.
Tangisan Rosti
Rosti sempat menangis di hadapan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Rosti mengaku hatinya hancur seketika saat pertama kali mengetahui Yosua tewas dibunuh.
Tag
Berita Terkait
-
Bertatap Langsung di Sidang, Ayah Yosua ke Ferdy Sambo: Buka Maskernya, Biar Saya Kenal!
-
Dapat Kabar Meninggal dari Sang Adik, Cerita Samuel Pulang ke Rumah Sudah Ramai Pelayat dan Peti Jenazah Yosua
-
Dilarang Anak Buah Sambo Alasan Aib, Cerita Samuel Nekat Buka Peti Jenazah: Hidung hingga Jari Brigadir J Ada Luka
-
Menangis di Depan Sambo dan Putri, Ibu Brigadir J: Hancur Hati Kami Dalam Keadaan Sehat, Nyawanya Dirampas
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi