Suara.com - Sejak kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat mencuat, banyak isu liar yang ikut berkembang. Tentu yang menjadi objek utamanya adalah terdakwa Ferdy Sambo yang sebelumnya memiliki jabatan mentereng sebagai Kadiv Propam Polri.
Sejumlah isu yang menyeret namanya pun coba diklarifikasi oleh Sambo di persidangan pada Selasa (1/11/2022) hari ini. Termasuk yang paling santer, yaitu keterlibatan Sambo sebagai "kaisar" di Konsorsium Judi 303.
Hal ini disampaikan Sambo ketika menanggapi kesaksian Kamaruddin Simanjuntak. "Pada prinsipnya kami mengerti semua keterangan saksi, namun ada beberapa yang kami sanggah," kata Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Awalnya Sambo membantah soal pemberian hadiah baju untuk Brigadir J, yang menurutnya diberikan sebagai bingkisan Lebaran dan Natal kepada semua ajudan serta asisten rumah tangga.
"Yang kedua, terkait dengan penyidik berpihak kepada saya, ini juga saya sanggah. Kalau penyidik berpihak kepada saya, saya dan istri tidak mungkin ada di sini," ujar Sambo.
Sambo kemudian mencoba meminta waktu untuk turut meluruskan liarnya isu soal konsorsium judi 303 yang menyeret satgas yang diketuainya.
"Saya selaku Kasatgas, Satgas ini dianggap bahwa terlibat narkoba, judi online, itu tidak ada yang benar. Justru kami memberantas," tegas Sambo.
Namun pengakuannya ini sempat ditegur oleh hakim ketua Wahyu Iman Santoso, "Biarkan itu kami yang menilai."
Sambo memastikan tidak pernah melibatkan institusi dalam peristiwa berdarah di rumah dinasnya. Apa yang terjadi, ditekankan Sambo, adalah urusan pribadi berdasarkan apa yang terjadi terhadap istrinya.
Baca Juga: Putri Candrawathi Tepis Sempat Minta Bayi Laki-Laki ke Keluarga Brigadir Yosua
"Saya tidak pernah melibatkan institusi dalam kejadian ini, tapi pribadi saya, karena sudah terjadi pada istri saya," tuturnya.
Lalu ia juga kembali menegaskan tidak ada ajudan yang diistimewakan. Termasuk satu kamar yang disediakan untuk dua ajudan.
Ferdy Sambo Dikaitkan dengan Konsorsium Judi Online 303
Sejak Sambo terlibat dalam kasus hukum, namanya juga dikaitkan dengan Konsorsium Judi 303.
Pasalnya sempat beredar diagram konsorsium tersebut, dengan Sambo sebagai kaisarnya, dan melibatkan beberapa nama jenderal polisi.
Namun setelah dilakukan penelusuran, Polri mengklaim bahwa tidak ada Konsorsium Judi 303 seperti yang viral di media sosial.
"Sudah ditanyakan ke Bareskrim, sementara hasilnya tidak ada," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Nurul Azizah.
Isu ini juga sebelumnya telah ditanyakan kepada Sambo. Lewat kuasa hukumnya, Arman Hanis, Sambo mengaku tidak mengenal bos judi online Apin BK yang sempat masuk di diagram yang sama.
"Nggak (kenal). Saya sudah tanya langsung (ke Ferdy Sambo)," tutur Arman, Rabu (26/10/2022).
Berita Terkait
-
Putri Candrawathi Tepis Tuduhan: Saya Tak Pernah Minta Anak Adopsi dari Keluarga Yosua!
-
Disatroni Hendra Cs Eks Geng Sambo Sepulang dari Kuburan, Keluarga Yosua: Kami Ketakutan, Kami Dipelakukan Bak Teroris!
-
Ibu Brigadir J Beri Pesan Menyentuh untuk Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi
-
Brigadir J Diduga Coba Lecehkan Putri Candrawathi, eh Besoknya Malah Pergi ke Mall Bareng
-
Kesaksian Diragukan, Pengacara Brigadir J Duga Kuat ART Susi sampai Ajudan Terima Uang Panas dari Sambo
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan