Suara.com - Kasus dugaan konsorsium tambang yang menyeret nama Kepala Bareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto kini diungkap oleh mantan anggota Polres Samarinda, Ismail Bolong.
Dalam video klarifikasinya baru-baru ini, Ismail membantah telah memberikan sejumlah uang kepada Komjen Agus. Sebaliknya, Ismail malah mengungkap bahwa dirinya sempat bekerjasama dengan Tan Paulin yang disebut sebagai "Ratu Batu Bara".
"Saya mengenal saudara dan Tan Paulin yang pernah menjual batu bara ilegal yang telah saya kumpulkan kepada saudari Tan Paulin sejak bulan Juni 2020 sampai dengan bulan Agustus tahun 2021," kata Ismail Bolong dalam video klarifikasinya yang viral.
"Demikian yang saya sampaikan. Terima kasih, jenderal," lanjutnya.
Video itu pun menjadi sorotan banyak pihak, terutama mereka yang ingin mengetahui siapa sebenarnya Tan Paulin. Lalu, siapa sebenarnya sosok Tan Paulin yang dijuluki dengan "Ratu Batu Bara" ini? Simak inilah profilnya.
Tan Paulin merupakan salah satu orang yang berkecimpung di bisnis batu bara. Ia dikenal sebagai "Ratu Batu Bara" karena usaha pertambangannya yang diduga ilegal itu tersebar di berbagai daerah di Kalimantan.
Ia juga diketahui merupakan istri dari Irwantono Sentosa, pemilik PT Sentosa Laju Energy yang berpusat di Surabaya.
Perusahaan yang dibangun oleh suaminya tersebut merupakan perusahaan operasi angkat-jual batu bara dan memiliki banyak klien yang juga memiliki bisnis batubara.
Tan Paulin juga pernah diketahui memegang jabatan sebagai Direktur Utama di perusahaan sang suaminya tersebut pada tahun 2016. Tak hanya itu, adik kandungnya juga menduduki posisi tinggi di perusahaan milik suami Tan Paulin itu. Bisnis keluarganya ini pun cukup berkembang dan dikenal oleh kalangan pebisnis.
Nama Tan Paulin pun sempat disinggung dalam rapat kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif, pada 14 Januari 2022 lalu. Di dalam rapat tersebut, Tan Paulin mendapat julukan "Ratu Batu Bara"
Arifin pun mengaku geram atas penambangan batubara yang dimiliki oleh wanita asal Kalimantan tersebut. Tan Paulin diduga melakukan praktik permainan penjualan batu bara secara tidak jujur.
Namanya pun sempat viral dan akhirnya sampai ke telinga pihak Tan Pauli. Terkait tuduhan itu, pihak Tan Paulin membantahnya.
Melalui kuasa hukumnya, Tan Paulin menegaska bahwa perusahaannya telah menjalankan usaha perdagangan batu bara secara benar dan legal, sesuai dengan semua aturan yang telah diatur pemerintah.
“Semua tuduhan miring kepada klien kami Tan Paulin adalah tidak benar. Sama sekali tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta-fakta hukum yang sebenar-benarnya,” ungkap Yudistira, kuasa hukum Tan Paulin kepada awak media di Jakarta, Minggu (16/1/2022).
Nama Tan Paulin juga ternyata pernah muncul dalam sengketa lahan tambang batu bara. Pada 11 Maret 2022, Tan Paulin dkk juga sempat dilaporkan ke Polda Kaltim oleh CV Anggaraksa.
Berita Terkait
-
Pengakuan Ismail Bolong Bikin Publik Makin Tak Percaya, Kapolri Diminta Copot Kabareskrim Dan Periksa Ferdy Sambo
-
Terpopuler: Pengakuan Menggegerkan Ismail Bolong, Fakta Baru Suami Aniaya Istri di Depok
-
Amankan Satu Orang Pasca Kebakaran Balai Kota Bandung, Jokowi: Setelah Ini Jatahnya Pak Prabowo
-
KPK Sambut Baik Ajakan Menko Polhukam Untuk Ungkap Kasus Mafia Tambang
-
Terkait Pernyataan Ismail Bolong, Polda Kaltim NgakuTidak Tahu Keberadaannya: Memang Mantan Anggota Polri
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol