Tujuan Acara B20 Summit
B20 Summit 2022 yang dilangsungkan pada 13-14 November sendiri merupakan salah satu bagian dari rangkaian acara Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 Bali. Adapun penyelenggara acara ini yaitu Kamar Dagang Indonesia (Kadin).
B20 Summit 2022 digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Disana, ada sekitar 6,5 juta komunitas bisnis internasional yang menyumbang 80 persen PDB dunia. B20 menecerminkan peran sektor swasta sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi yang kuat.
Sementara tujuan diadakannya acara ini, yakni untuk melanjutkan pemulihan dan pertumbuhan kolaboratif dengan memfasilitasi kerja sama lintas batas. Kemudian, meningkatkan ekonomi global yang inovatif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.
Terakhir, untuk menggapai masa depan yang inklusif dan berkelanjutan melalui pemberdayaan perempuan dan UMKM. Tak lupa menjadi ajang menjaga bumi yang layak huni. G20 sudah berlangsung sejak Januari lalu.
Ada Pembicara Selain Anne
Tak hanya Anne Hathaway, dalam acara B20 akan menghadirkan CEO perusahaan multinasional hingga Decacorn kelas dunia sebagai pembicara. Berikut daftar lengkapnya.
- Alvin Sariaatmadja, Presiden Direktur, Elang Mahkota Teknologi
- Deep Kapuria, Chairman, Hi-Tech Group
- Candace Johnson, Co-Founder of SES and Loral-Teleport Europe.
- Anthony Tan, CEO, Co-Founder and Chairman of Grab
- Christian Gebara, CEO, Telefonica Brazil
Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid, sebelumnya juga telah mengkonfirmasi kedatangan CEO Tesla Elon Musk. Ia mengungkapkan sejumlah anggota Kadin berharap Elon bisa menghadiri acara tersebut.
Elon Musk dijadwalkan hadir sebagai pembicara dalam B20 Summit Indonesia 2022 pada sesi Navigating Future Disruption of Global Technological Innovation. Arsjad berharap Elon Musk bisa berinvestasi.
Baca Juga: Penerbangan ke Bali Akan Banyak Terganggu Tamu VVIP, Hindari Tanggal 13-17 November
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Penerbangan ke Bali Akan Banyak Terganggu Tamu VVIP, Hindari Tanggal 13-17 November
-
PM Australia Albanese Bersedia Bertemu Presiden China Xi Jinping di Bali
-
WN Jepang yang Unjuk Rasa di Banyuwangi Menjelang KTT G20 Dideportasi
-
Gara-gara Jelaskan Teknologi Canggih Pengamanan KTT G20, Kapolri Kasih Kode Bilang Pak Bhabin Naik Pangkat Lagi
-
Aktris Hollywood Anne Hathaway akan Hadiri Acara Puncak B20 di Bali
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan