Suara.com - Ketua DPR-RI, Puan Maharani beserta sang ibu, Megawati Soekarnoputri kini sedang berada di Korea Selatan untuk melakukan kunjungan ke negara Ginseng tersebut. Kunjungan yang dilakukan Puan dan Megawati ini pun memiliki beberapa agenda penting, salah satunya adalah menjalin hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan.
Namun, ditengah-tengah kunjungannya di Korea, Puan dan Megawati menerima kritik pedas dari warganet Indonesia. Lalu apa yang sebenarnya terjadi? Simak inilah 5 fakta selengkapnya.
1. Kunjungi Korea Selatan untuk terima gelar
Kunjungan Puan dan Megawati ke Korea Selatan kali ini adalah untuk memenuhi undangan dari Pukyong National University (PKNU) dan menerima gelar doktor honoris causa yang diberikan perguruan tinggi di Busan tersebut atas dedikasi Puan di dunia politik Indonesia selama karirnya, terutama saat menjabat sebagai Ketua DPR RI hingga saat ini.
Tak hanya itu, Puan pun juga menandatangani kesepakatan kerjasama pendidikan antara 9 universitas di Indonesia dengan PKNU.
2. Ditemui Presiden Korea Selatan
Sebagai salah satu tamu kehormatan, Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol pun menemui Puan dan Megawati di Seoul. Pertemuan ketiganya pun dilakukan demi membahas tantangan global dan hubungan kerjasama antara Indonesia dalam berbagai bidang.
Yoon Suk-yeol pun mengungkap harapannya kepada Indonesia untuk berperan aktif dalam peningkatan ekonomi, sosial politik, hingga investasi yang sebelumnya telah disepakati bersama Presiden Joko Widodo.
3. Berkunjung ke Itaewon
Tak hanya menemui sang Presiden, Puan dan Mega pun mengungkap belasungkawa mereka atas kejadian Halloween Itaewon yang merenggut ratusan korban jiwa dan saat ini masih menyisakan luka yang mendalam bagi warga Korea Selatan, terutama Yoon Suk-yeol sendiri sebagai pemimpin negara.
Bahkan, Mega dan Puan pun menyempatkan diri untuk mendatangi langsung lokasi tragedi Itaewon dan menaruh bunga sebagai bentuk belasungkawa mereka terhadap korban yang meninggal.
4. Unggah foto saat beri penghormatan
Kunjungan Puan dan Mega ke Itaewon itu pun diunggahnya di media sosial dan memberikan ucapan belasungkawanya lewat caption. Tak hanya itu, Puan pun juga menyebutkan bahwa banyak pelajaran yang bisa kita dapatkan dari kejadian Itaewon dan Stadion Kanjuruhan Malang yang terjadi Oktober lalu.
5. Netizen berang lihat Puan
Namun, kunjungan Puan tersebut ternyata disambut dengan respons negatif dari netizen Indonesia. Pasalnya, Puan dan Mega bahkan tidak menampakkan diri seusai kejadian Kanjuruhan yang juga menelan ratusan korban jiwa, namun malah menyampaikan belasungkawa kepada warga Korea Selatan.
"Kanjuruhan gimana bu?" ujar salah satu akun.
"Jauh banget bu ke Korea, kenapa gak ke Malang aja kasih bunganya?" ujar akun lainnya.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Sederet Alasan Piala Dunia 2022 Dianggap Sepi dan Tak Semarak, Ada Hubungan dengan Kasus Sambo?
-
The Panturas Tepok Jidat Hingga Kritik Pedas Puan Maharani yang Pilih ke Itaewon Saat 40 Hari Tragedi Kanjuruhan
-
Puan Maharani Dihujani Kritik usai Pilih ke Itaewon Dibanding Tragedi Kanjuruhan
-
Bikin Nangis, Puluhan Anak Lantunkan Doa untuk Korban Kanjuruhan, Puan Kunjungi Lokasi Tragedi Itaewon
-
Puan Maharani Beri Penghormatan ke Korban Tragedi Itaewon Saat 40 Hari Tragedi Kajuruhan, Netizen Beri Sindiran Ironi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa