Suara.com - Pernyataan Presiden Joko Widodo soal 'jatah Prabowo' disambut hangat oleh Partai Gerindra.
Pernyataan yang disebut-sebut sebagai kode dukungan itu dianggap Gerindra sebagai penyuntik semangat menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
"Partai Gerindra dengan dukungan ini akan lebih semangat lagi bekerja untuk meningkatkan elektabilitas Pak Prabowo," ungkap politikus Gerindra, Andre Rosiade di Indonesia Lawyers Club.
Menurutnya sudah menjadi hal yang wajar presiden mendukung seorang yang bisa meneruskan kebijakannya.
Andre Rosiade menyebutkan pemberian sinyal terang benderang soal dukungan Jokowi ke Prabowo terkait dengan kinerja baik di Kementerian Pertahanan.
"Hal ini wajar karena apa karena dalam perjalanan waktu Pak Prabowo jadi salah satu menteri yang menunjukan kinerja terbaik," ujar Andre.
Lebih lanjut dia menyebutkan faktor lainnya adalah Prabowo bisa menjadi pemersatu polarisasi yang kemungkinan bisa terbangun antara pendukung Ganjar Pranowo dan Anies Baswesan.
"Tadi disinggung polarisasi merugikan Indonesia, Pak Prabowo itu figur pemersatunya terbukti beliau bisa bersatu padu menjaga persatuan Indonesia dengan Pak Jokowi," kata Andre.
"Insya Allah 2024 kalau ada polarisasi Mas Anies dan Mas Ganjar, maka faktor pemersatu itu namanya Prabowo Subianto, jadi tidak salah Pak Jokowi mendukung Prabowo Subianto karena memang kinerja moncer, kemampuan luar biasa, wajar Pak Jokowi berharap kepemimpinannya diteruskan ke Pak Prabowo," imbuhnya.
Pidato Jokowi Sebut 'Jatah Prabowo'
Dalam pidatonya di HUT Perindo yang digelar di MNC Center, Jakarta, Senin (7/11/2022), Jokowi mulanya membahas soal pertanyaan Hary Tanoesoedibjo tentang kunci kemenangannya selama berkiprah di dunia politik.
"Tadi Pak Hary menyampaikan saya ini dua kali Wali Kota Solo menang, kemudian ditarik di Jakarta gubernur sekali memang, kemudian dua kali di Pemilu presiden juga menang, mohon maaf Pak Prabowo," ujar Jokowi dalam pidatonya yang disambut berdiri oleh Prabowo
Sudah diketahui bahwa dua kali Pilpres sebelumnya Prabowo selalu keok dari dari Jokowi. Kendati demikian Jokowi menyebutkan bahwa Pilpres mendatang giliran jatah untuk prabwo.
"Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo," tambah Jokowi yang disambut riuh
Berita Terkait
-
Ngarep Jokowi Nyatakan Dukung Anies Juga, Surya Paloh Bicara Pelajaran Soal Budi Pekerti saat SD
-
Surya Paloh: Pernyataan Jokowi untuk Memotivasi Prabowo
-
Ingin Direstui Kayak Prabowo, Surya Paloh Ngarep Dukungan Jokowi: Kita Tunggu-tunggu Kapan Dikasih ke Bung Anies
-
Jokowi Mainkan Politik Praktis dalam Obral Dukungan Capres-Cawapres
-
Tepis Isu Keretakan Hubungannya dengan Presiden setelah Usung Anies Baswedan, Surya Paloh Tegaskan Jokowi Masih Presiden dari Nasdem
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil