News / Nasional
Jum'at, 11 November 2022 | 21:04 WIB
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyampaikan pidato politiknya dalam Perayaan HUT ke-11 Partai NasDem di Jakarta, Jumat (11/11/2022). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso]

Suara.com - Ketua Umum NasDem Surya Paloh menyinggung media sosial yang ia anggap kerap menjelekkan partainya. Terlebih setelah NasDem secara resmi mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres).

"Baca saja sosmed-sosmed semuanya. Apa yang baik terhadap NasDem ini? Nggak ada. Itu fakta yang ada di lapangan," kata Paloh di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (11/11/2022).

Paloh merasa jagat media sosial kerap melakukan framing dan menyudutkan bahwa hubungan NasDem, terutama Paloh dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), sedang tidak baik-baik saja.

"Siapa yang memberikan complementary hubungan saya, hubungan NasDem dengan Presiden Jokowi pada saat ini? Satu berita pun enggak ada. Yang ada adalah mem-framing bahwa Presiden Jokowi telah terjadi benturan dengan NasDem," kata Paloh.

Padahal ditegaskan Paloh apa yang menjadi framing itu belum pasti kebenarannya.

"Belum tentu ini pasti kan? Dalam konfidensi diri saya, saya rasa tidak demikian. Tapi kan tidak bisa kita jelaskan satu per satu untuk ini," kata Paloh.

Sebelumnya, Paloh mengklaim jika Presiden Jokowi merupakan sahabatnya. Paloh berharap agar persahabatannya terus terjaga.

Hal itu disampaikan Surya dalam acara HUT Partai NasDem ke-11 yang digelar di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Jumat (11/11/2022).

"Presiden Jokowi secara personel adalah seorang sahabat yang saya tetap harapkan konsisten di dalam menjaga terminologi arti sesungguhnya dari persahabatan, persahabatan dalam terminologi yang kita pahami adalah menerima segala kekurangan dan kelebihan dari seorang sahabat," kata Surya Paloh.

Baca Juga: 'Luar Biasa, Menteri Bisa Bengek' Buka-bukaan Zulhas Soal Kinerja Jokowi

Paloh menegaskan, dalam perspektifnya, NasDem masih dalam koalisi pemerintahan Jokowi-Maruf.

Surya Paloh dan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Untuk itu, ia mengatakan, jika kekinian ada pihak yang sengaja mem-framing NasDem jauh dari Jokowi, itu pihak yang tak bertanggung jawab.

"Jadi kalau ada yang mencoba mengusik mem-frame kita emoh Jokowi itu emoh pada NasDem, itulah frame yang dilakukan, 'Jokowi itu tidak suka pada NasDem'. Ahh itu pasti menurut daya upaya-upaya yang dilakukan secara sistematik dan sengaja untuk merusak hubungan yang terjaga sedemikian rupa," tutur Surya Paloh.

Load More