Suara.com - Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol beserta istri Kim Keon Hee tiba di Bali, Minggu malam sekitar pukul 23.27 WITA, untuk menghadiri KTT G20 Indonesia di kawasan Nusa Dua, Bali, yang puncaknya akan berlangsung 15-16 November 2022.
Berdasarkan pantauan tayangan langsung dalam akun Youtube Kemkominfo TV, saat mendarat pilot pesawat yang membawa Presiden Yoon mengibarkan bendera Korea Selatan dan Indonesia di atas pesawat.
Layaknya kepala negara dan delegasi negara lain yang hadir, Presiden Yoon disambut pasukan jajar kehormatan dan penampilan puluhan penari wanita Bali.
Sebelum Presiden Yoon, telah tiba sejumlah kepala negara/delegasi G20 antara lain Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, Executive Chairman The World Economic Forum Klaus Schwab, Director General International Labour Organization Gilbert Houngbo, serta Chairman Islamic Development Bank Muhammad Al Jaser.
Para delegasi disambut oleh menteri Kabinet Indonesia Maju.
Sedikitnya 17 kepala negara mengonfirmasi hadir dalam KTT G20 Indonesia, demikian laporan Antara. Menurut Presiden Joko Widodo, jumlah tersebut sangat menggembirakan mengingat situasi saat ini sedang sulit.
Presiden Jokowi menekankan Indonesia akan memperjuangkan perdamaian dunia dan menjadi bagian dari solusi perubahan iklim dan pemulihan ekonomi.
Berita Terkait
-
Tim Peneliti Ijazah Jokowi Buka Suara, Sebut Dokumen KPU Harusnya Sah Diuji Publik
-
Kepala Daerah yang Di-endorse Jokowi Ditangkap KPK, Bukti Pengaruh Politik Memudar Pasca Lengser?
-
Trofi Asli Piala Dunia Sudah Tiba di Korea Selatan, Kapan ke Indonesia?
-
Timnas Futsal Indonesia Uji Coba Lawan Jepang dan Tajikistan Jelang Piala Asia 2026
-
Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
PDIP Jabar Siapkan Relawan Kesehatan Desa, Hasto Kristiyanto: Kemanusiaan di Atas Politik Elektoral
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat