Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono meminta tragedi Kanjuruhan diusut sampai tuntas.
AHY menyebut tragedi Kanjuruhan memilukan sekaligus memalukan.
"Tadi dengar cerita dari Mas Emil dan Mas Sutiaji (Wali Kota Malang) bahwa banyak korban yang trauma serta memerlukan trauma healing karena tiba-tiba kehilangan orang yang dicintainya," kata AHY di acara pelantikan serentak DPC Partai Demokrat se-Jawa Timur di Hotel Singhasari, Batu, Minggu (13/11/2022).
"Seorang anak kehilangan orang tuanya, seorang istri kehilangan anak dan suaminya, insiden yang tragis, sebenarnya insiden yang memilukan, tapi mohon maaf, juga memalukan."
AHY berharap tragedi Kanjuruhan menjadi pelajaran dan dilakukan reformasi di dunia olahraga, khususnya sepak bola.
"Mudah-mudahan tragedi ini tidak terjadi lagi di masa-masa mendatang karena kita negara yang cinta damai. Jangan jika ada masalah, sedikit-sedikit pakai kekerasan,” kata AHY.
AHY menyalurkan bantuan dana dari kader Partai Demokrat yang menghadiri acara pelantikan.
"Jumlahnya mungkin tidak seberapa, tetapi mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban para keluarga korban, dengan doa yang tulus dari kami agar mereka segera bisa beraktivitas kembali," ujarnya.
Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Dardak menambahkan bahwa 38 ketua dan pengurus DPC se-Jawa Timur yang telah dilantik harus solid membantu masyarakat yang sedang kesulitan.
Baca Juga: Demokrat Intensif Bahas Pemilu 2024 Bareng Nasdem dan PKS, AHY: Kami Tak Ingin Tergesa-gesa
"Semua kader harus segera turun ke lapangan setelah pelantikan ini untuk membantu rakyat dan juga menyampaikan keberhasilan-keberhasilan yang telah dilakukan dan telah diperjuangkan,” katanya.
Berita Terkait
-
AHY Bocorkan Rencana Spesial Mudik 2026: Ada Diskon Tiket dan Potongan Tol?
-
Profil Eli Fitriyana: DPRD Diduga Pakai Ijazah Palsu, Punya Kekayaan Miliaran
-
Lukisan 'Kuda Api' Karya SBY Laku Rp6,5 Miliar untuk Aksi Kemanusiaan
-
Menko AHY Siapkan Strategi Mudik Lebaran 2026: Fokus Infrastruktur dan Diskon Tiket
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?