Suara.com - Kepolisian Humbang Hasundutan Sumatera Utara akhirnya berhasil mengungkap kasus mutilasi yang dilakukan oleh seorang pria berinisial HM (44) kepada sang istri, NS (43). Aksi keji yang dilakukan HM ini membuat warga sekitar rumahnya terkejut dan membuat pihak Polres Humbahas segera membekuk HM. Simak inilah 5 fakta mutilasi yang dilakukan HM selengkapnya.
1. Pertama kali diketahui kerabat
Mutilasi yang dilakukan HM ini pertama kali diketahui oleh Samaria, kerabat HM yang curiga saat melihat pelaku membawa sebuah karung dan membakar karung tersebut di belakang rumahnya. Samaria yang langsung mengecek karung tersebut kaget karena melihat ada potongan kaki manusia. Hal ini langsung dilaporkannya ke Polres Humbang Hasundutan.
2. Polisi langsung olah TKP
Tanpa menunggu lama, laporan Samaria langsung diproses oleh Polres Humbahas untuk dilakukan olah TKP. Dari olah TKP tersebut, polisi ternyata menemukan tubuh korban yang terpisah dari kakinya. Tak hanya itu, polisi juga menemukan potongan tangan NS yang berada di dalam sebuah kuali dengan air panas.
3. Pelaku sempat mengaku bunuh sang istri
Aksi keji yang dilakukan HM ini pun sempat diungkapnya kepada saksi Samaria dengan mengaku sudah membunuh sang istri, NS tanpa merasa bersalah. Bahkan, HM pun mengungkap bahwa dirinya memenggal kepala sang istri kemudian merebus potongan tangan sang istri. "Sudah aku bunuh mama udamu" ujar HM kepada kerabatnya tersebut sesuai pengakuan saksi.
4. Barang bukti diamankan
Dari rumah pelaku, polisi mengamankan 1 buah kapak, 2 buah belati, 1 celurit, 1 buah sarung, 1 mancis, serta pakaian terbakar yang diduga sengaja dibakar bersamaan dengan tubuh NS. Tak hanya itu, polisi juga menemukan satu buah handphone yang juga diamankan.
Baca Juga: Koper Kaesang Pangarep Nyasar ke Bandara Kualanamu, Batik Air Minta Maaf dan Investigasi
5. Motif masih didalami
Kapolres Humbahas, AKBP Achmad Muhaimin mengungkap pihaknya masih memeriksa pelaku dan mendalami motif yang membuat HM tega melakukan hal keji tersebut kepada sang istri. Hingga kini, muncul dugaan adanya sakit hati yang membuat HM tega membunuh sang istri dengan cara dimutilasi.
Kejadian mutilasi ini membuat rumah HM dipenuhi garis polisi dan masih dilakukan penyelidikan terhadap barang bukti dan kesaksian para saksi, serta pemeriksaan kejiwaan pelaku untuk mengusut kasus ini.
Polisi akan melibatkan psikiater untuk mengecek kondisi kejiwaan Harapan Munthe (44), pelaku yang memutilasi dan membakar istrinya Nurmaya Situmorang (43) di Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara (Sumut).
Kapolres Humbahas AKBP Achmad Muhaimin mengatakan, pemeriksaan ini untuk mengetahui apakah pelaku mengidap gangguan jiwa atau tidak.
"Untuk masalah dia kenapa-kenapa atau kemungkinan yang lainnya nanti akan kami tindaklanjuti dengan koordinasi dari pihak kejaksaan dan psikiater biar dilakukan observasi-observasi lanjutan," katanya kepada SuaraSumut.id, Senin (14/11/2022).
Berita Terkait
-
Cek Kondisi Kejiwaan Suami Mutilasi dan Bakar Istri di Sumut, Polisi Libatkan Psikiater
-
Batik Air Kembalikan Koper Kaesang yang Nyasar ke Bandara Kualanamu
-
Koper Kaesang Pangarep Nyasar ke Bandara Kualanamu, Batik Air Minta Maaf dan Investigasi
-
Biadab! Suami Mutilasi Istri, Potongan Tubuh Dimasukkan ke Panci Diduga Bakal Direbus
-
Wanita Tewas di Humbahas Sumut Ternyata Dimutilasi Suami
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto