"Ketika berada di sana, Bent mengira akhir dunia akan terjadi, tetapi saya tidak berpikir itu adalah bunuh diri pada saat itu - setidaknya tidak pernah terpikir oleh saya seperti itu, kami tidak pernah menempuh jalan seperti itu," ujar salah satu anggota.
Mei 2007, Bent memicu ketakutan akan terjadinya bunuh diri massal setelah memposting kalimat "Saya siap untuk pergi dan saya ingin membawa semua anak saya bersama saya". Bahkan tahun 2009, pengikut yang lain rela mogok makan, menolak perawatan medis, hingga mau mati demi Bent dibebaskan dari penjara.
3. Peoples Temple - Jim Jones
Dikutip dari The Guardian, kematian massal akibat bunuh diri dari sekte apokaliptik terbesar dant terbanyak terjadi di Guyana, Amerika. lebih dari 900 anggota sekte Peoples Temple yang dipimpin Jim Jones melakukan bunuh diri pada 1978.
Mereka minum racun sianida bersama atas perintah Jim Jones. Tahun 1970an, basis Peoples Temple berada di San Francisco. Disana Jones disegani bahkan mendapat dukungan dari kelompok politik.
Namun hal aneh dan menyeramkan mulai tercium. Jones memaksa pengikutnya untuk memberi harta pribadi mereka, bekerja berjam-jam tanpa bayaran untuk gerejanya hingga memutuskan kontak dengan keluarga.
Hal-hal ini membuat media penasaran dan terus mengulik kejanggalan sekte Peoples Temple. Akhirnya tahun 1977, Jones memindahkan basisnya ke Guyana dan memutuskan membangun masyarakat utopis tanpa campur tangan pemerintah atau media.
Wilayah itu disebut Jonestown. Ia memiliki penjaga bersenjata bernama Red Brigade. Sementara Jones terus memberikan propaganda kepada pengikutnya agar tidak keluar.
Para keluarga anggota Peoples Temple mulai khawatir karena anak-anak mereka tidak memberi kabar. Anggota kongres California Leo Ryan bersama para jurnalis pun memutuskan pencarian fakta ke Jonestown.
Mereka tiba di Jonestown 17 November 1978. Namun besoknya 18 November, seorang anggota sekte menikam Leo Ryan. Anggota kongres California ini terbunuh saat para rombongan berusaha naik pesawat untuk menyelamatkan diri. Empat orang lain pun turut terbunuh.
Alih-alih menyerahkan diri kepada pihak berwajib, Jim Jones justru menyegel komunitasnya dan memutuskan bunuh diri. Belakangan, FBI menemukan detik-detik rekaman audio ketika para pengikut sekte Peoples Temple menangis histeris ketika menerima cangkir dan jarum suntik sianida.
4. Sekte Kiamat Rusia
Paham apokaliptik pun pernah membuat kasus tak masuk akal di Russia. 29 anggota sekte yang merupakan sebagian penduduk desa Nikolskoye, Rusia tiba-tiba menghilang pada Oktober 2007.
Mereka ditemukan di sebuah gua bawah tanah yang terpencil di wilayah Penza. Pengikut sekte kiamat ini memutuskan membarikade diri mereka di dalam gua sampai Mei 2008 - tanggal ketika pemimpin spiritual mereka memberi tahu mereka bahwa dunia akan berakhir.
Para pengikut yang saat itu terdiri dari 25 orang dewasa, 3 anak, dan bayi berusia 16 bulan menolak keluar gua meskipun sudah dibujuk pihak berwenang.
Tag
Berita Terkait
-
Dikaitkan Dengan Kasus Sekeluarga Tewas Di Kalideres, Apa Itu Sekte Apokaliptik? Kelompok 'Penganut' Bunuh Diri Massal
-
Mengenal Paham Apokaliptik, Dugaan Sekte Sesat Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres Menurut Kriminolog UI
-
Apa Itu Apokaliptik? Istilah Yang Dikaitkan dengan Kematian Satu Keluarga di Kalideres Pahami Pengertian dan Sejarahnya
-
Kata Pengamat, Keluarga Tewas di Kalideres Penganut Paham Akhir Dunia?
-
Satu Keluarga Tewas di Kalideres Diduga Penganut Paham Apokaliptik, Kriminolog UI: Mirip Kelompok di Guyana
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau