Suara.com - Masyarakat Indonesia kembali digemparkan oleh kejadian tewasnya satu keluarga di Kalideres. Keluarga yang terdiri dari empat orang ini ditemukan dalam keadaan telah mengering. Sederet daftar keanehan satu keluarga tewas mengering di Kalideres ini bisa Anda saksikan di bawah ini.
Keanehan ini muncul setelah dilakukan investigasi lebih lanjut oleh pihak kepolisian, dan ternyata ada poin-poin yang terasa janggal dari kondisi rumah dan jenazah keluarga tersebut.
1. Tidak Ada Sisa Makanan di Lambung
Investigasi yang dilakukan menemukan fakta bahwa keempat jenazah keluarga ini tidak makan berhari-hari. Hal ini diketahui setelah bagian lambung diperiksa, dan ternyata tidak ditemukan sisa makanan dalam bentuk apapun. Kelaparan belum bisa dipastikan sebagai penyebab kematian, namun hal ini wajib menjadi perhatian karena terbilang janggal.
2. Barang-Barang Sudah Dibungkus Rapi
Keanehan kedua muncul tatkala seisi rumah diperiksa oleh pihak kepolisian. Cukup banyak barang yang ternyata sudah dibungkus rapi dan dipacking. Hal ini seperti mengindikasikan bahwa keluarga tersebut berencana untuk pindah. Dugaan juga diperkuat dengan kesaksian tetangga, yang menyatakan adanya mobil boks yang mengangkut beberapa barang tersebut.
3. Bau Jenazah Dinetralisir Kapur Barus
Seperti diketahui secara umum, kapur barus dapat membantu menghilangkan dan menyerap bau tajam yang ada di sekelilingnya. Di rumah keluarga ini, ditemukan semangkuk kapur barus di bagian atas meja. Meski demikian masih terus diselidiki apakah kapur barus ini diletakkan oleh korban atau orang lain, untuk menghilangkan bau jenazah yang membusuk.
4. Terakhir Terlihat, Kakinya Dibungkus Plastik
Kesaksian salah seorang tetangga dari keluarga tersebut juga menyebutkan bahwa terakhir kali melihat Ridyanto, salah satu dari korban di rumah tersebut adalah 2 atau 3 bulan lalu. Pada saat perjumpaannya ini, tetangga tersebut melihat kaki Rudyanto dibungkus plastik hitam. Ketika ditanya, korban tidak menjawab sama sekali.
5. Membeli Banyak Bedak Bayi
Bukti lain ditemukan berupa banyak bekas kotak bedak bayi di dalam rumah tersebut. Padahal diketahui bahwa di keluarga tersebut tidak ada bayi sama sekali. Ada struk belanja yang mencantumkan produk bedak bayi yang cukup banyak, dan hal ini masih didalami oleh pihak kepolisian mengenai apa yang dilakukan dengan bedak bayi tersebut.
6. Waktu Kematian yang Berbeda
Berdasarkan keterangan dokter forensik, waktu kematian setiap orang yang ada di dalam rumah tersebut berbeda-beda. Hal ini diungkapkan setelah pemeriksaan pada jenazah masing-masing korban. Diketahui terdapat satu korban yang telah meninggal sejak tiga minggu sebelum ditemukan.
7. Tidak Ada Tanda Kekerasan
Berita Terkait
-
Keluarga Tewas di Kalideres Diduga Penganut Sekte Apokaliptik, Kriminolog: Dekati Kiamat, Lebih Baik Mati Duluan
-
Syok Dengar Langganannya Tewas Sekeluarga, Tukang Jamu Ketakutan Hapus Nomor Keluarga Rudyanto: Saya Takut Mesen Jamu
-
Misteri Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Sosiolog: Bisa Jadi Mereka Melaparkan Diri
-
Temu Mayat Satu Keluarga di Kalideres, Polisi Tengah Memburu Hal Ini
-
Muncul Dugaan Ritual Sekte Hingga Pesugihan, Teka-teki Kematian Sekeluarga Di Kalideres Makin Liar, Apa Kata Polisi?
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar
-
Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital