Sosok Atnike Nova Sigiro resmi menjabat sebagai Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk periode 2022-2027.
Jabatan barunya tersebut resmi disandang oleh Atnike Nova Sigiro melalui hasil keputusan rapat perdana sidang paripurna Komision Komnas HAM periode 2022-2027 yang telah digelar pada hari Senin (14/11/2022).
Melansir dari berbagai sumber, Atnike dikenal sebagai seorang akademisi dan aktivis perempuan. Atine diketahui pernah menduduki jabatan sebagai Direktur Yayasan Jurnal Perempuan sejak bulan Oktober 2017 sampai dengan September 2021.
Tidak hanya dikenal sebagai aktivis perempuan, Atnike juga merupakan Direktur Jurnal Perempuan.
Untuk latar pendidikannya sendiri, Atnike merupakan lulusan pendidikan S1 di Universitas Indonesia. Atnike resmi menyandang status sebagai sarjana pada tahun 2000.
Kemudian, Atnike melanjutkan pendidikan S2-nya di University Of London pada tahun 2007. Atnike melanjutkan pendidikannya untuk meraih gelar Doktor atau S3 di Universitas Indonesia pada tahun 2018.
Diketahui saat ini Atnike merupakan dosen diplomasi, hak asasi manusia, serta Political Economy in Governing the Market di Universitas Paramadina.
Pada tahun 2010, Atnike pernah tergabung dalam Asian Forum for Human Rights and Development atau Forum-Asia sampai dengan tahun 2016.
Pada tahun 2017, Atnike mendirikan Yayasan Lokataru bersama advokat Haris Azhar yang juga merupakan aktivis HAM.
Setelah resmi menyandang status sebagai Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk periode 2022-2027, Atnike juga membacakan struktur kepemimpinan Komnas HAM lainnya, antara lain sebagai berikut:
- Wakil Ketua Internal Pramono Ubaid Tantowi
- Wakil Ketua Eksternal Abdul Haris Semendawai
- Koordinator Sub Komisi Penegakan HAM, Uli Parulian Sihombing
- Sub Komisi Penegakan HAM Komisioner Pengaduan Hari Kurniawan
- Komisioner bidang Mediasi Prabianto Mukti Wibowo
- Komisioner bidang Pemantauan dan Penyelidikan merangkap Pengawasan, Uli Parolian Sihombing
- Koordinator bidang Komisi Pemajuan HAM, Anis Hidayah
- Koordinator Sub Komisi Pemajuan HAM Komisioner Pendidikan Putu Elvina
- Komisioner bidang Pengkajian Saurlin P Siagian.
Diketahui sebelumnya terdapat sebanyak 14 calon anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM yang telah ditetapkan dan diumumkan panitia seleksi pada 23 Agustus 2022 lalu.
Sebanyak 14 kandidat tersebut kemudian mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatuhan di Komisi III DPR RI.
Tidak hanya itu, mereka sudah mengikuti lima tahapan seleksi, yaitu administrasi, tes tertulis objektif dan penulisan makalah, dialog publik, psikotes, wawancara, hingga tes kesehatan.
Sebagai informasi, selama periode pendaftaran tercatat pendaftar atau individu yang membuat akun dalam aplikasi pendaftaran sebanyak 1.536 orang.
Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 112 orang yang melengkapi berkas persyaratan. Sebanyak 21 pendaftar merupakan perempuan, dan 91 orang laki-laki atau sekitar 19 persen kaum perempuan memiliki minat menjadi calon anggota Komnas HAM RI untuk periode 2022-2027.
Berita Terkait
-
Belajar Dari Kasus Ferdy Sambo Hingga KM 50, KontraS Ingatkan Peran Komisioner Baru Komnas HAM, Apa Itu?
-
KontraS Kritisi 9 Prioritas Kerja Komnas HAM Baru, Pertanyakan Komitmen Penghapusan Hukuman Mati
-
Kata Atnike Nova soal Independensi Komnas HAM Dipertanyakan
-
Komisioner Komnas HAM
-
Atnike Nova Sempat Ditunjuk jadi Ketua oleh DPR, Independensi Komnas HAM Dipertanyakan: Silakan Dinilai Nanti
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas
-
Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei
-
Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump
-
Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres