Suara.com - Baru-baru diketahui PT Tambang Mas Sangihe (TMS) beroperasi kembali. Padahal PTUN Manado memutuskan untuk membatalkan izin lingkungan PT TMS. Yang lebih parahnya, aparat kepolisian bak ikut serta dalam pelanggaran keputusan hukum tersebut.
Seorang warga Sangihe bernama Agus menceritakan polisi di Sangihe mengawal alat-alat berat masuk ke area pertambangan.
"Polisi sebenarnya harus mengawal keputusan itu, tetapi yang terjadi di lapangan mereka itulah dengan alasan pengamanan tetapi mau meloloskan alat-alat itu ke perusahaan," ujar Agus dalam acara 'Konferensi Pers Koalisi Save Sangihe Island' di Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2022).
Hal itu, kata Agus, membuat warga Sagihe semakin tidak percaya kepada polisi pasca penangkapan aktivis lingkungan Robinson Saul. Ditambah perkara Ferdy Sambo yang belakangan ini ramai menjadi perhatian.
"Sehingga saya sampaikan kembalikan itu bapak polisi. Supaya torang percaya polisi, apalagi dikaitkan dengan persoalan Sambo torang lebih tidak percaya lagi sama bapak polisi," ucapnya.
Disinggung DPR
Sebelumnya, Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mendesak pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM untuk mempertimbangkan mencabut izin operasi tambang di Pulau Sangihe. Hal itu buntut dari PT TMS yang masih bandel melakukan operasi tambang.
"Putusan pengadilan harus dijalankan secara konsisten oleh semua pihak, agar kondisi masyarakat menjadi aman dan damai serta kondusif bagi kehidupan sehari-hari mereka," kata Mulyanto, Kamis (14/7/2022).
Karena itu kata Mulyanto sudah seharusnya PT TMS dilarang membawa masuk alat berat ke wilayah konsesi penambangan. Terlebih TMS yang sampai mengerahkan aparat kepolisian untuk pengawalan.
Baca Juga: Gusur Lahan Petani di Minahasa, Polisi Lakukan Tindakan Represif Terhadap Warga
Menteri ESDM Didesak Evaluasi PT TMS
Mulyanto lantas mendesak Menteri ESDM Arifin Tasrif untuk segera melakukan evaluasi izin pertambangan emas di Pulau Sangihe. Ia berujar bahwa pemerintah harus hadir untuk memberi rasa aman dan damai bagi masyarakat di daerah tersebut.
"Kasihan masyarakat. Kementerian harus jelas keberpihakannya kepada masyarakat. Jangan malah terkesan membela pengusaha besar," kata Mulyanto.
Sebagai informasi, PTUN Manado telah membatalkan izin lingkungan PT TMS di Sangihe pada 2 Juni 2022 dengan Nomor: 57/G/LH/2021/PTUN.Mdo
Berita Terkait
-
Gusur Lahan Petani di Minahasa, Polisi Lakukan Tindakan Represif Terhadap Warga
-
Soroti Kasus Tembak Mati di Tempat Kasus Narkotika Tahun 2017-2018, TAUD: Polisi Kerap Salah Gunakan Wewenang
-
Moeldoko Imbau Aparat Jangan Main-main dengan Arahan Presiden, Tinggalkan Gaya Hidup Hedonisme
-
TGIPF: Aparat Tembakan Gas Air Mata Secara Membabi Buta ke Tribun hingga Luar Lapangan
-
Kasus Tendangan Kungfu Anggota TNI di Tragedi Kanjuruhan, Serda BTW Resmi Tersangka!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK