Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto baru-baru ini menarik perhatian warganet di sosial media. Aksinya saat menghadiri KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) G20 di Bali menjadi sorotan.
Ketua Umum dari Partai Gerindra tersebut tak berjalan di karpet merah yang dilewati para pemimpin dunia lainnya.
Momen itu pertama kali di posting lewat akun Instagram dengan nama pengguna @bachren.71.
"Berbagai cerita menarik pun lahir di sana. Salah satunya mungkin yang luput dari sorotan mata banyak orang dan media adalah momen disaat Prabowo berjalan tidak di atas karpet merah.," tulis narasi pada postingan dikutip pada Jumat, (18/11/2022).
Berdasarkan unggahan, bakal calon presiden 2024 itu tampak mengenakan setelan jas dan celana berwarna abu-abu. Pada sisi kiri jas Prabowo, terlihat atribut pejabat negara berupa lencana merah putih lengkap dengan lencana garuda. Prabowo sedang berjalan menuju lokasi G20.
Namun, Prabowo terlihat enggan menginjak karpet merah yang memang akan dilewati para pemimpin KTT G20. Dia memilih berjalan di sampingnya, seperti yang terlihat pada postingan.
Adab Prabowo tersebut disanjung oleh pemilik postingan.
"Nah, sekali lagi kita belajar adab dari Prabowo. Beliau bukan presiden. Beliau bukan pemimpin tertinggi negara. Beliau sangat sadar akan kapasitasnya," tuturnya.
"Inilah hal-hal yang terkadang kita suka meremehkannya. Tapi tidak untuk Prabowo. Beliau sangat disiplin menjaga adab tersebut," tambahnya.
Baca Juga: 5 Momen KTT G20 Bali yang Viral di Media Sosial
Postingan tersebut turut dibanjiri komentar positif warganet. Banyak yang mendoakan agar Prabowo menjadi pemimpin Indonesia berikutnya setelah Jokowi.
"Semoga pak Prabowo jadi presiden pengganti pak JokoWi ... Aamiin," kata neter.
"Pak Prabowo, hatimu seluas apa ya? Begitu sabar dan ikhlas menghadapi setiap ujian dan tantangan hidup. Semoga apa yang pak Prabowo cita-citakan dalam waktu dekat ini dapat terkabul," tutur netizen.
"Menjadi contoh bagi calon-calon pemimpin daerah maupun nasional di masa mendatang," cuit publik.
"Beliau sangat layak.. Memimpin bangsa ini... Rasa kebangsaan nya sangat tinggi.. Jauh melampaui yang lain," ucap warganet.
"Terkadang Sesuatu yang kecil, menunjukan sesuatu yang besar... adab dan jiwa besar Beliau,,,,Sugeng terus kagem Bapak," ungkap warga lokal.
Tag
Berita Terkait
-
Perempuan Nekat Masukkan Tangan ke Dalam Mobil RI 1, Pramono Anung: Saking Ngefans dengan Presiden
-
Bak Pemain Debus Kakek Ini dengan Santai Cuci Muka Pakai Air Panas Mendidih, Berani Lawan?
-
Meski Mobil Listrik Mungil Jadi Salah Satu Favorit, Citroen AMI Buggy Belum Masuk Pasar Indonesia
-
Deklarasi Bali pada KTT G20 Bawa Angin Segar Buat Transformasi Digital di Indonesia
-
Mbak Rara Eksis Lagi, Mati-matian Ritual Berhentikan Hujan di Lokasi KTT G20, Ramai Diledek Warganet
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk