Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Mahkamah Konstitusi (MK) M. Guntur Hamzah resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai hakim MK menggantikan Aswanto pada Rabu (23/11/2022). Pelantikannya ini sendiri diwarnai kontroversi lantaran kasus Aswanto dicopot secara mendadak.
Sebelumnya, Aswanto dicopot karena dinilai kerap menganulir produk Undang-Undang yang dihasilkan oleh DPR.
Adapun pengangkatan Guntur Hamzah ini berdasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 114/P/Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi yang diajukan oleh DPR RI, dan ditetapkan tanggal 3 November 2022.
Proses pengucapan sumpah jabatan ini berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta, dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Dalam momen itu, Guntur dan Presiden Jokowi sama-sama menandatangani berkas berita acara pengucapan sumpah jabatan Hakim Konstitusi.
Di lingkup MK sendiri, Guntur Hamzah pernah mengemban sejumlah jabatan, antara lain yaitu sebagai Kepala Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi, Kepala Pusat Penelitian, Pengkajian Perkara, Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi, dan terakhir Sekretaris Jenderal MK.
Mengacu pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diunggah oleh situs resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harta kekayaan Guntur adalah Rp 8.650.171.341 atau Rp 8,6 miliar.
Kekayaan tersebut diketahui meningkat hampir empat kali lipat dibanding jumlah harta yang ia laporkan pada Juni 2014, dengan peningkatan sebesar Rp 2.397.969.911 atau Rp 2,3 miliar.
Kala itu, ia masih menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengkajian Perka, Pengelolaan Teknologi dan Informasi dan Komunikasi. Adapun laporan paling mutakhir diajukan pada tanggal 28 Maret 2022, dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Jenderal MK.
Baca Juga: Adian Napitupulu Bocorkan Capres yang Bakal Didukung Jokowi, Ini Kriterianya
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa Guntur mempunyai harta tanah dan bangunan senilai Rp 428.625.000 yang terdiri dari Mobil Mitsubishi Pajero Sport Jeep keluaran tahun 2012 senilai Rp 351 juta, Motor Piaggio LX 150 tahun 2013 senilai Rp 26.550.000.
Selanjutnya, Guntur juga mempunyai sepeda dengan merek Humo C20 tahun 2020 senilai Rp 8,1 juta, sepeda merk Brompton B19 tahun 2019 senilai Rp 31,5 juta, dan lain sebagainya.
Tidak hanya itu, Guntur juga tercatat mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp 165.250.000, surat berharga Rp 2.500.000.000, kas dan setara kas Rp 3.039.109.341.
Guntur juga diketahui tidak memiliki hutang. Berdasarkan hal tersebut, harta kekayaan dari Guntur jika ditotalkan yaitu mencapai Rp 8.650.171.341 atau Rp 8,6 miliar.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Adian Napitupulu Bocorkan Capres yang Bakal Didukung Jokowi, Ini Kriterianya
-
Survei LSI Denny JA Klaim Mayoritas Masyarakat Puas Atas Kinerja Presiden Jokowi
-
Duga Surya Paloh Paham Bahasa Tubuh Jokowi yang Ingin Menyingkirkan, Rocky Gerung: Tunggu Siapa yang Diundang dan Tak Diundang di Acara Kaesang
-
Rocky Gerung Bicara Soal Balas Dendam Jokowi Terhadap Surya Paloh pada Acara Pernikahan Kaesang
-
Pihak Istana Antarkan Surpres ke Senayan Sore Ini, DPR Pastikan Kenal Rekam Jejak Calon Pengganti Andika Perkasa
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
3,5 Jam Rekonstruksi Kasus Little Aresha: Terungkap Siksaan ke Anak Atas Instruksi Ketua Yayasan
-
Kapolri Listyo soal UU Baru Polri: Presiden Ingin Polri Terlibat di Hal-hal Kepentingan Nasional
-
Sudah 37 Ribu Anak Keracunan MBG, YLKI Tantang Nanik S Deyang: 100 Hari Pertama Harus Nol Kasus!
-
Jaksa Tuding Nadiem Makarim Sembunyikan Kendali di Gojek Lewat Surat Kuasa
-
Eks Tapol Turun Tangan, STPI Serahkan Amicus Curiae ke MA Bela Aktivis Demo Agustus 2025
-
Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
-
Modus Kencan di Kos Berujung Curas, Motor dan Ponsel Pria Kalideres Raib
-
Tepis Isu Bottleneck Karier, Kapolri Tegaskan Regenerasi Polri Tetap Berjalan Meski Ada UU Baru
-
Kunjungan Menteri P2MI ke BTP Perkuat Jalur Karier Internasional bagi SDM Hospitality
-
PT PMM Sebut TNI AL Bertindak Arogan Buka 15 Kontainer, Sengketa Ekspor Tambang Makin Memanas