Suara.com - Beredar narasi yang menyatakan bahwa penghina Ibu Negara Iriana Jokowi telah ditangkap.
Video itu diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna @SALLY07195073 pada 18 November 2022. Akun ini mengunggah foto hasil tangkapan layar video yang memperlihatkan judul berita "PENGHINA IBU NEGARA DITANGKAP".
Dalam foto itu juga ada narasi yang menyebutkan bahwa penangkapan dilakukan usai kedua putra Presiden Joko Widodo bereaksi terhadap kasus yang ramai tersebut.
Berikut narasi dalam unggahan.
"MAMPUSS AKHIR NYA MSUK PRODEO JANGAN DI LEPAS"
Lantas, benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, berita yang diunggah akun Twitter tersebut merupakan berita lama. Berita tersebut melaporkan penangkapan penghina Iriana Jokowi pada tahun 2017, bukan pelaku penghina Ibu Negara baru-baru ini yang menghebohkan jagat media sosial.
Dalam kasus pada tahun 2017 itu, Gibran dan Kaesang juga telah menyatakan bahwa mereka sudah memaafkan pelaku.
Baca Juga: CEK FAKTA: KPK Tetapkan Anies Sebagai Tersangka Korupsi APBD Usai Gelapkan Rp23 Triliun, Benarkah?
Reaksi Gibran dan Kaesang yang menyampaikan ketidaksukaannya itu terjadi setelah kasus dugaan penghinaan yang dilakukan pada 17 November 2022.
Sementara itu, dalam kasus dugaan penghinaan terhadap Iriana Jokowi pada tahun 2022 ini, kepolisian masih belum menangkap pelaku.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, klaim yang menyebutkan penghina Iriana Joko Widodo ditangkap adalah hoaks.
Narasi yang diunggah akun Twitter itu dikategorikan sebagai konteks yang salah.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: KPK Tetapkan Anies Sebagai Tersangka Korupsi APBD Usai Gelapkan Rp23 Triliun, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Licik, Putri Candrawathi Ternyata Pura-pura Positif Covid-19 Atas Arahan Febri Diansyah, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ganjar Pranowo dan Kader PDIP Mundur Massal Buntut Megawati Tak Beri Tiket Capres, Benarkah?
-
Ramai Soal Uang Pecahan Rp1 Juta, BI: Itu Hoaks
-
Ruhut Sitompul Tetap Aman Walau Sebar Hoaks Anies Baswedan Ngemis-ngemis ke Muhammadiyah, Refly Harun: Hobinya Menghina!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN