Suara.com - Pengamat hubungan internasional Dino Patti Djalal memperkirakan bahwa hubungan Indonesia dengan Malaysia bakal kian erat setelah Anwar Ibrahim terpilih sebagai Perdana Menteri Malaysia yang baru pada pemilihan umum 19 November lalu.
“Anwar Ibrahim sahabat Indonesia sejak lama, selalu banyak teman di Indonesia dan selalu datang ke Indonesia serta rutin menjalin silaturahmi dengan pemimpin-pemimpin Indonesia, baik yang di pemerintahan maupun di luar pemerintahan,” ujar Dino di Jakarta, kemarin.
Pendiri Foreign Policy Community Indonesia itu mengatakan bahwa terpilihnya Anwar akan disambut baik oleh semua sahabat-sahabatnya di Indonesia.
Menurut dia, bagi masyarakat Indonesia, terpilihnya Anwar merupakan pertanda bahwa hubungan Indonesia-Malaysia akan semakin dekat.
“Saya juga yakin salah satu negara yang akan dikunjungi pertama adalah tentu Indonesia, harapan kita, biasanya begitu ya. Sekali lagi, selamat,” tambahnya.
Sementara itu, Anwar melalui akun media sosialnya menegaskan bahwa Indonesia merupakan sahabat sejati Malaysia.
"Saya mengharapkan hubungan dagang dan bisnis, investasi, budaya dan isu pekerja dapat ditingkatkan. Persahabatan kedua-duanya harus diperkokoh," katanya.
Dia mengatakan bahwa beberapa isu, termasuk soal tenaga kerja, dapat diselesaikan oleh kedua negara dengan cara yang baik.
Dia juga mengatakan Presiden Joko Widodo menjadi kepala negara pertama yang menghubunginya untuk mengucapkan selamat atas pengangkatannya sebagai PM Malaysia.
Baca Juga: Kontroversi Anwar Ibrahim: Pernah Terjerat Skandal Sodomi, Kini Jadi Perdana Menteri
Lewat telepon, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia dirinya mengucapkan selamat atas terpilihnya Anwar Ibrahim sebagai PM ke-10 Malaysia.
Anwar telah dilantik sebagai PM Malaysia pada Kamis.
Menurut Reuters, dia mengakhiri perjalanan panjang untuk menduduki posisi yang telah lama diincarnya dan menyebabkannya harus menjalani hampir satu dekade hidupnya di penjara.
Berita Terkait
-
Sikap Dingin Iran dan Tantangan Berat Prabowo Menjadi Juru Damai di Timur Tengah
-
Dino Patti Djalal Pertanyakan Sikap Pemerintah RI Atas Gugurnya Ali Khamenei
-
PM Anwar Ibrahim Sanjung Try Sutrisno 'Negarawan Sejati': Malaysia Berduka Sedalam-dalamnya
-
Dino Patti Djalal Duga Agresi Militer AS ke Iran Upaya Pengalihan Isu Epstein Files
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui
-
Bukan Rudal Iran, Anak Benjamin Netanyahu Jadi Target Pembunuhan Warga AS
-
Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris