6. Model Analisis dan Jumlah Rumusan Masalah
Skripsi dengan model analisis rendah hingga sedang, rumusan masalah yang diangkat berkisar satu sampai dua masalah saja. Untuk dapat menyelesaikan tesis, paling tidak penulis harus menemukan tiga rumusan masalah yang menggunakan model analisis tingkat sedang sampai tinggi.
7. Metode Statistik yang Digunakan
Secara umum, skripsi lebih menggunakan uji kualitatif atau uji deskriptif, uji statistik parametrik, uji hipotesis asosiatif, uji statistik non parametrik (chi kuadrat, tes binomial, run test) dan uji hipotesis komparatif. Namun terkadang juga memakai korelasi, regresi, dan uji beda.
Sementara, untuk tesis sering kali memakai uji regresi ganda atau kualitatif lanjut, multivariat dan juga multivariat lanjutan (persamaan simultan, regresi logistik, data panel, ekonometrika statis dan dinamis, dan lainnya), SEM, serta path analysis.
8. Gelar Pembimbing dan Penguji
Bagi mahasiswa yang tengah mengerjakan skripsi umumnya, dosen pembimbing dan penguji minimal memiliki gelar magister. Sedangkan bagi mahasiswa yang mengerjakan tesis, akan mendapatkan pembimbing dan penguji dengan gelar doktor dan magister berpengalaman.
9. Keaslian Penelitian
Skripsi bisa dikerjakan berupa replika penelitian yang sebelumnya sudah ada, akan tetapi mengangkat tempat yanh berbeda. Sementara tesis lebih mengutamakan keaslian dari penelitian.
Baca Juga: Perhatikan! Ini 4 Tips Memilih Dosen Pembimbing Skripsi agar Cepat Lulus
10. Publikasi Penelitian
Skripsi minimal harus memiliki 20 daftar pustaka sehingga hasil penelitian dapat dipublikasikan dalam lingkup internal kampus hingga nasional. Sedangkan tesis harus mempunyai minimal 40 daftar pustaka dan lebih baik jika hasil penelitian dipublikasikan minimal dalam skala nasional.
Demikian tadi ulasan mengenai perbedaan skripsi dan tesis yang wajib dibuat oleh mahasiswa jenjang sarjana (S1) serta mahasiswa magister atau pascasarjana (S2). Setelah mengetahui perbedaannya, jangan sampai salah lagi ketika memakai istilah tugas akhir ya!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil
-
Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran