Suara.com - Nama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menjadi yang teratas dipilih sebagai bakal calon wakil presiden, jika pemilihan presiden dan wakil presiden diadakan saat ini. Hal itu merupakan hasil terbaru dari survei yang dilakukan lembaga survei Charta Politika Indonesia.
Dalam survei tersebut, nama Ridwan Kamil diikuti oleh Sandiaga Uno di posisi kedua dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di posisi ketiga.
"Pada pilihan Wakil Presiden nama Ridwan Kamil menjadi pilihan teratas dengan angka 22,5 persen, diikuti oleh Sandiaga Uno dengan 18,3 persen dan Agus H. Yudhoyono dengan 9 persen," kata Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, dalam paparannya, Selasa (29/11/2022).
Di bawah tiga nama tersebut, ada nama Khofifah Indar Parawansa dengan angka 7,2 persen, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dengan 6,1 persen, dan Erick Thohir dengan angka 4,5 persen.
Kemudian, muncul juga nama Puan Maharani dengan angka 4,4 persen, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dengan angka 3 persen, dan Airlangga Hartarto dengan angka 2,7 persen.
Mengikuti nama-nama tersebut adalah Andika Perkasa dengan angka 2,5 persen, Susi Pudjiastuti dengan 1,3 persen, dan Ahmad Heryawan dengan 1 persen. Sementara itu, nama lainnya meraih 0 persen.
Dalam survey itu, jumlah responden yang tidak jawab atau tidak tahu adalah sebanyak 15,8 persen.
Survei dilakukan pada tanggal 4-12 November 2022, melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.
Jumlah sampel sebanyak 1220 responden, yang tersebar di 34 Provinsi. Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error 2,83% pada tingkat kepercayaan 95%.
Berita Terkait
-
Survei Charta Politika: Kalau Tak Dicalonkan PDIP, Pemilih Minta Ganjar Maju Pilpres 2024 Lewat Golkar
-
Hasil Survei Median: Prabowo-Cak Imin Unggul di Pilpres 2024, Tapi Dipepet Anies-AHY
-
Soal Kader Dukung Capres Tertentu, Bambang Pacul: Kalau Megawati Sudah Memutuskan, Semua Harus Patuh
-
Eks Anak Buah Prabowo Sebut Tak Sulit Menangkan Anies Baswedan di Pilpres 2024
-
Punya Pemilih Loyalis, Teddy Gusnaidi Wajarkan Jokowi Endorse Capres Melulu
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
Terkini
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
-
Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS
-
ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat