Suara.com - Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan kuatnya nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai sosok yang pantas sebagai calon wakil presiden atau cawapres 2024. Mau siapapun nama calon presiden atau capres yang diusung, responden survei akan memilih nama Ridwan Kamil untuk mendampinginya.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, nama Ridwan Kamil muncul usai pihaknya menawarkan simulasi dengan tiga calon presiden, yaitu Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto pada responden.
Pihaknya mencatat pendukung Anies banyak memilih Ridwan Kamil, diikuti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sandiaga sebagai cawapresnya.
"Basis Mas Anies itu cenderung terbagi ke tiga nama, ada pendukung Anies yang memilih Ridwan Kamil ada yang memilih Pak AHY, ada yang memilih Pak Sandi," kata Burhanuddin dalam jumpa pers virtual, Kamis (1/12/2022).
Sementara itu, pendukung Ganjar Pranowo lebih cenderung memilih Ridwan Kamil sebagai pendampingnya. Demikian pula pendukung Prabowo yang juga cenderung memilih Ridwan Kamil.
Dalam simulasi yang dilakukan Indikator, Ridwan Kamil mendapat elektabilitas 19,7 persen. Disusul AHY 16,3 persen, Sandiaga Uno 12,8 persen, Erick Thohir 9,6 persen dan Khofifah Indar Parawansa 5,3 persen.
Berikutnya, Andika Perkasa 3,3 persen, Puan Maharani 3,1 persen, Tri Rismaharini 2,7 persen, Susi Pudjiastuti 2,2 persen, Mahfud MD 2,0 persen, Airlangga Hartarto 1,6 persen dan Gatot Nurmantyo 1,3 persen.
Sementara dalam bursa Capres, nama Ridwan Kamil juga menguat sebagai tokoh di bawah Ganjar, Anies dan Prabowo. Ridwan Kamil dinilai stabil di bawah tiga tokoh tersebut.
"Pada Agustus 2022, ada peristiwa apa yang membuat suara Ridwan Kamil melejit, dan sempat turun di September kemudian naik sedikit. Di simulasi semi terbuka suara Ridwan Kamil di kisaran 7 persen. Artinya, meskipun tragedi (hilangnya putra RK) sudah berlalu RK masih dapat 7-8 persen," katanya.
Baca Juga: Gerindra Anggap Hasil Survei Tidak Bisa jadi Acuan, Apalagi Bakal Capresnya Masih Belum Jelas
Survei tersebut dilakukan pada 30 Oktober-5 November 2022. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 1.220 orang. Margin of error survei ini sekitar +-2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sebelumnya hasil survei Charta Politika Indonesia menempatkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di peringkat teratas sebagai calon wakil presiden dengan angka 22.5 persen.
Elektabilitas Ridwan Kamil di bursa Cawapres mampu menyalip Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang kini berada di posisi kedua dengan 18.3 persen. Sementara di tempat ketiga ada ketua umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan tingkat elektabilitas 9.0 persen.
Berita Terkait
-
Kritisi Jokowi Bicara Dukung Mendukung Capres, Relawan Poros Prabowo-Puan: Belum Tepat Kurang Layak!
-
Cianjur Jadi Wisata Bencana, Ini Langkah Kepolisian
-
Anies Baswedan Ciptakan Hal Ini Jika Jadi Presiden 2024: Bukan Imajinasi Masa Depan
-
Kader Partai Golkar Ini Siap Tinggalkan Go-Anies Bila Airlangga Hartanto Dicalonkan di Pilpres 2024
-
Pasangan Capres-Cawapres Potensial Versi Indikator: Anies-AHY Lebih Unggul Ketimbang Ganjar-Erick Thohir
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI
-
Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana
-
MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten
-
Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!
-
Minim Lahan dan Polusi Meningkat, Bisakah Atap Hijau Jadi Solusi Berbasis Alam?
-
Danbrigif Siwah Ungkap Alur Pemulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Tanah Air