Suara.com - Hasil survei Lembaga Political Statistic atau Polstat menunjukkan adanya potensi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk menjadi kandidat calon presiden pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024. Bahkan namanya berada di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang kerap masuk ke dalam tiga besar tokoh paling potensial maju sebagai capres.
Pada survei kali ini, para responden diberikan pertanyaan 'siapa menteri kabinet Jokowi yang layak menggantikan presiden'. Hasilnya, posisi pertama diduduki oleh Prabowo yang dipilih oleh 30,9 persen responden.
Kemudian nama Moeldoko bertengger di posisi kedua karena dipilih oleh 14,7 persen responden.
Lalu, ada nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang dipilih oleh 11,2 persen responden, disusul Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (10,9 persen) dan Mahfud MD (7,1 persen).
Selain itu, responden juga diajukan pertanyaan akan memilih siapa apabila pemilihan presiden dipilih pada saat ini. Hasilnya, Prabowo dan Ganjar Pranowo menempati posisi tertinggi dengan perolehan suara 24,5 persen dan 23,8 persen.
Kedua nama itu lantas diikuti oleh Anies Baswedan sebesar 22,4 persen, Ridwan Kamil sebesar 7,5 persen dan Moeldoko sebesar 4,2 persen.
Survei Polstat ini dilakukan sejak 6 hingga 14 November 2022. Survei tersebut dilakukan dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi.
Adapun teknik pemilihan responden dilakukan secara systemic-random sampling dengan margin eror kurang lebih 2,84 persen, sehingga tingkat kepercayaannya 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik wawancana melalui telepon dengan pedomen kuesioner.
Baca Juga: Moeldoko Pamer Kesederhanaan, Warganet Nyinyir: Atap Rumah Biasa, Jam Tangan Luar Biasa
Berita Terkait
-
Moeldoko Ungkap Kesulitan Saat Pergantian Sosok Panglima TNI
-
Moeldoko Sebut Presiden Jokowi Kalkulasi Siapa yang Cocok Jadi Panglima TNI
-
Kedelai Mahal, Moeldoko Kaget Lihat Tempe di Pasar: Kok di Sini Tipis Begini?
-
Profil Singkat Moeldoko, si Anak Petani yang Kini Jadi Kepala Staf Kepresidenan
-
Cerita Moeldoko Saat Terlibat Operasi Militer di Tengah Hutan: Makan Ransum Setahun, Lama-lama Eneg Juga
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!