Suara.com - Pimpinan DPR RI menaruh perhatian terhadap aksi gangster yang meresahkan masyarakat di Surabaya. Akibat aksi gangster, sejumlah titik di kota Surabaya kini dianggap dalam kondisi rawan.
Karena itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta jajaran Polri benar-benar turun ke lapangan melakukan penindakan guna membuat situasi kota menjadi kondusif.
"Ya, saya pikir untuk di Jawa Timur saya sudah monitor, Kapolri sudah memerintahkan ke Kapolda Jatim," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (5/12/2022).
Menurut Dasco kepolisian tidak perlu ragu memberikan tindakan tegas terhadap kelompok gangster. Terlebih mereka kerap nekat melukai masyarakat dengan aksi-aksi pembegalan.
"Untuk melakukan tindakan tegas terhadap pembegal-pembegal yang meresahkan masyarakat. Terutama yang terakhir-akhir ini marak soal pembegal motor," ujarnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, gangster di Surabaya makin meresahkan warga. Satpol PP Kota Surabaya kini telah mencatat secara rinci sejumlah kawasan yang menjadi perhatian untuk diwaspadai karena rawan menjadi titik lokasi tawuran hingga balap liar.
Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto menyebutkan titik lokasi rawan tersebut telah tersebar di seluruh wilayah dan kecamatan yang ada di Kota Surabaya.
Mulai dari Surabaya Pusat, Selatan, Utara, Timur, hingga di Surabaya Barat. Tidak hanya mencatat, Satpol PP juga sudah memetakan kerawanan lokasi itu.
"Kami meningkatkan patroli Asuhan Rembulan. Setiap malam dilakukan Operasi Asuhan Rembulan dengan melibatkan TNI dan Polri," kata Eddy pada Jumat (2/12/2022).
Eddy mengatakan, sesuai dengan perintah wali kota sejak Rabu malam tercatat 31 camat di Surabaya mulai patroli Asuhan Rembulan di masing-masing wilayah. Patroli tersebut dilakukan dengan cara menyisir ke daerah-daerah yang berpotensi digunakan lokasi tawuran atau balap liar.
"Sudah dibuatkan perintah kepada seluruh camat mulai kemarin malam melakukan patroli Asuhan Rembulan tingkat kecamatan dengan melibatkan TNI dan Polri dengan titik-titik rawan per-kecamatan," ungkapnya.
Ia memastikan terus menggencarkan operasi Asuhan Rembulan setiap malam. Upaya itu dilakukan untuk membuat Surabaya tetap kembali kondusif.
Jika dalam patroli tersebut ditemukan remaja yang terindikasi melakukan tawuran, tak segan-segan akan diamankan. Mereka akan diberi edukasi dan pembinaan lebih lanjut oleh pemkot, sekolah, dan orang tua.
Lebih lanjut, warga Surabaya diminta melaporkan setiap adanya indikasi tindak tawuran melalui call center 112 bila mengalami atau melihat kejadian maupun potensi gangguan keamanan seperti itu. Berikut ini daftar titik rawan tawuran antar-gangster maupun balap liar di Kota Pahlawan.
Berita Terkait
-
Viral Video Tawuran Gangster Surabaya, Kapolrestabes Akan Tracing Pengunggah Video
-
Teliti Biografi Kang Dedi Mulyadi, Sosok Perempuan asal Bandung ini Menyandang Gelar Doktor Komunikasi UNPAD: Mengejutkan Hasilnya
-
Sufmi Dasco: Kemungkinan RKUHP Disahkan Sebelum Memasuki Masa Reses
-
Adakan Patroli, 12 Remaja Gangster Surabaya Ditangkap
-
Aksi Gangster Surabaya Bacok Security dan Rusak Pos Keamanan Pakuwon City
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat
-
Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo