Dunia pendidikan juga tak kalah untuk memimpin upaya penanganan krisis iklim. Inisiatif yang sangat menonjol adalah program kampus mandiri energi dengan menggunakan panel tenaga surya. Saat ini Institut Teknologi Sumatra sudah bisa memenuhi 1MWp (Mega Watt Peak), Universitas Tanjung Pura sebesar 1,5 MWp, Universitas HKBP Nomensen Medan sebesar 0,8 MWp, Institut Teknologi Malang sebesar 0,5 MWp, sementara Universitas Negeri Manado sedang melakukan pembangunan fasilitas energi serupa berdaya 0,4 MWp, diikuti oleh puluhan perguruan tinggi lainnya. Universitas Indonesia juga memperkenalkan UI-Greenmetric untuk mendorong standarisasi kampus hijau dan telah diikuti oleh 1.000 perguruan tinggi dunia.
Saat ini, ada Program D4 Spesialisasi 1 Tahun Energi Terbarukan pada 4 politeknik di bawah Kemendikbudristek (Politeknik Negeri Bali, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Manado, Politeknik Negeri Ujung Pandang) dan PEM Akamigas di bawah Kementerian ESDM yang merupakan bagian dari RESD Program didukung oleh Pemerintah Swiss. Ada program D4 Teknik Energi terbarukan di Politeknik Negeri Jember.
Dalam hal pengembangan energi panas bumi, perguruan tinggi juga terlibat intensif mulai dari prospecting, planning, design, hingga pengoperasian. ITB, UGM, UI, UPN Veteran Yogyakarta sudah terlibat dalam pengembangan laboratorium lapangan dalam sektor Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi ini. ITB juga menginisiasi pengembangan biofuel melalui minyak sawit yang menghasilkan B30 dan sudah dipergunakan oleh Pertamina, dilanjutkan dengan pengembangan menuju B40.
Sementara itu dari inovasi teknologi mikrohidro, perguruan tinggi seperti UGM, ITS, ITB, Unsyiah, UI, Unpad, Unud bekerja sama dengan PLN dalam mengembangkan dan membangun desa-desa kawasan 3T untuk elektrifikasi desa yang belum terjangkau infrastruktur listrik konvensional.
Politeknik juga mengembangkan kerja sama dengan industri dalam mengembangkan pembangkit listrik Tenaga Bayu (Angin) dan Surya untuk daerah terpencil dari Politeknik Negeri Malang (Polinema), Pompa air tanah Solar Wind System (SWS) kerja sama Politeknik Negeri Cilacap dengan PT Pertamina dan kerja sama Solar Home System (SHS), PLTS off-grid, on-grid, dan hybrid antara Politeknik Negeri Ujung Pandang dengan PT PLN melalui program matching fund vokasi.
Berita Terkait
-
BRIN Percepat Program Pembuatan 19 Konstelasi Satelit Penginderaan Jauh
-
Pentingnya Literasi Digital untuk Imbangi Perkembangan Teknologi
-
Berikan Kesempatan Berkembang yang Sama Bagi Anak
-
Uma Lengge Mengajar Hadirkan Buku Berkualitas untuk Dukung Gerakan Literasi Masyarakat Bima
-
4 Cara Meningkatkan Kreativitas dalam Hidup, Bisa Menghasilkan Sesuatu!
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak
-
Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli
-
Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau
-
"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'
-
Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?
-
Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional
-
Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun
-
Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya
-
Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli