Suara.com - Kepolisian telah memastikan pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Kota Bandung, Jawa Barat adalah Agus Sujatno alias Agus Muslim.
Hal tersebut telah dinyatakan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (7/12/2022).
Tak hanya itu, Kapolri juga sudah memerintahkan untuk mengusut tuntas kasus bom bunuh diri yang menewaskan seorang anggota polisi itu.
Dalam menjalankan aksinya, Agus Sujatno menggunakan dua buah bom panci yang direkatkan ke badannya. Hal itu terungkap dalam rekaman CCTV yang berada di lokasi ledakan.
"Dari CCTV bom dilekatkan keduanya di badannya, ditempel di depan dan belakang, satu meledak dan satu terlempar ke kantor," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo kepada awak media di sela olah TKP bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar.
Sepak terjang Agus Sujatno
Jika ditelusuri ke belakang, ternyata sosok Agus Sujatno alias Abu Muslim bukanlah orang baru dalam kasus teror bom, khususnya di Kota Bandung.
Pada 27 Februari 2017 lalu, Agus Sujatno juga pernah terlibat dalam peristiwa meledaknya bom panci di kawasan Cicendo, Kota Bandung.
Bom tersebut masuk dalam kategori high explosive karena memiliki kekuatan ledakan 5.300 meter per detik. Bom tersebut juga disebut sensitif terhadap gesekan dan panas.
Baca Juga: Sosok Aipda Sofyan Didu, Polisi yang Gugur Karena Ledakan Bom Bunuh Diri Astana Anyar
Dalam peristiwa itu, Agus yang berprofesi sebagai teknisi listrik berperan dari pendanaan hingga perakit bom.
"A alias Abu Muslim bekerja sebagai tenaga ahli listrik di apartemen. Mana sumber energi yang bisa ia gunakan, tentu bagi dia tidak begitu sulit," kata Kadiv Humas Polri Irjen kala itu, Boy Rafli Amar, di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (13/3/2017).
Oleh kepolisian, Agus alias Abu Muslim juga disebutkan memiliki ‘laboratorium’ di rumahnya yang digunakan sebagai tempat untuk merakit bom.
Ketika ia ditangkap, kepolisian menyita sejumlah barang bukti, antara lain panci, paku, kabel, parafin, korek api kayu hingga asam nitrat, aseton dan hidrogen peroksida.
Atas keterlibatannya dalam peristiwa bom panci di Cicendo, Agus Sujatno alias Abu Muslim diketahui terkait dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Pernah dipenjara di Nusakambangan
Tag
Berita Terkait
-
BNPT Buru Kelompok yang Diduga Jadi Bohir Bom Astanaanyar Bandung
-
PWNU Jatim Kecam Bom Bunuh Diri: Ini Dipicu Kedangkalan Memahami Doktrin Agama
-
BNPT Buru Kelompok Penyokong Dana Pelaku Bom Astanaanyar
-
Pasca Ledakan Bom Bunuh Diri Semua Psikologis Anggota Polsek Astanaanyar Disembuhkan
-
CEK FAKTA: Video UAS Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri Mati Syahid, Benarkah?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana